Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Desa Segobang Licin Banyuwangi Ludes Terbakar

1keujibeui.jpg Petugas Damkar saat Tiba di Lokasi Kebakaran di Desa Segobang, Kec. Licin, Banyuwangi (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Sebuah rumah semi permanen di Dusun Segobang Barat, Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, dilalap si jago merah, Sabtu (07/02/2026) sore. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di dalam rumah.


Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Laporan masuk ke Pusat Panggilan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi pada pukul 17.26 WIB. Petugas langsung bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.53 WIB.


Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono, mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.10 WIB dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 18.43 WIB.


“Petugas langsung melakukan pemadaman dengan satu nozzle yang difokuskan ke titik api di bagian tengah bangunan, kemudian dilanjutkan ke sisi samping untuk memastikan api tidak menyala kembali,” ujar Edy Supriyono, Minggu (8/2/2026).


Objek yang terbakar merupakan rumah semi permanen milik Abdul Rohim (43) dengan luas area terdampak sekitar 7 x 6 meter. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemilik sedang bekerja di Bali, sementara istrinya berada di rumah tetangga.


Menurut Edy, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang mendengar suara percikan api dari dalam rumah. Warga sempat berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sebelum akhirnya menghubungi petugas Damkarmat.


“Dugaan sementara, sumber api berasal dari kamar tidur akibat korsleting pada serabut kabel listrik yang mengenai kasur. Api cepat membesar karena material bangunan didominasi kayu, bambu, dan triplek,” jelasnya.


Dalam proses penanganan, Damkarmat Banyuwangi mengerahkan tiga unit armada. Menerjunkan 11 personel menjinakkan kobaran api.


Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 75 juta, meliputi bangunan rumah, perabotan, lemari, kasur, peralatan elektronik, hingga peralatan dapur.


Selain petugas Damkarmat, unsur TNI dan warga sekitar turut membantu pengamanan dan proses penanganan di lokasi kejadian.


Edy Supriyono mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan sesuai standar. (ep)