Employer Meeting 2026, FIKKIA UNAIR Banyuwangi Perkuat Link and Match Alumni dan Industri

20260412_080318.jpg Sambutan Dekan FIKKIA UNAIR (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga kampus Banyuwangi menggelar Employer Meeting 2026 bertema “Penguatan Sinergi Link and Match Alumni dengan Dunia Industri” pada Jumat (10/04/2026) malam di Kokoon Hotel Banyuwangi.


Dekan FIKKIA UNAIR, Dr. Rahadian Indarto Susilo, dr., Sp.BS. (K) menjelaskan kegiatan ini menghadirkan para employer atau pengguna lulusan untuk memberikan masukan terhadap kualitas alumni di dunia kerja.


Ia menyebut, masukan tersebut menjadi bahan evaluasi agar kampus mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri dan menghasilkan lulusan yang relevan. 


“Apa yang kira-kira menjadi harapan ke depan supaya UNAIR bisa adaptif dan bisa menghasilkan lulusan sesuai dengan harapan dan memberikan dampak yang lebih baik.” kata Rahadian.


Sementara itu, Pengurus Pusat Karir dan Keberdampakan Alumni (PKKA), Lantiko Endi Rahmantyo, M.Hum menegaskan bahwa keberdampakan alumni menjadi fokus utama Ikatan Alumni (IKA) UNAIR.


Ia mengatakan, pihaknya terus mendorong alumni agar mampu memberi kontribusi di berbagai level. 


“Salah satu tugas pokok kami adalah bagaimana alumni-alumni bisa berdampak baik lokal, nasional maupun internasional, untuk itu coba kota orbitkan,” ujar Lantiko.


Kegiatan ini dihadiri alumni serta perusahaan mitra UNAIR dan menjadi wadah untuk menjembatani lulusan dengan dunia kerja. Agenda meliputi pemaparan Employer Reputation (ER) dan World Class University, serta sesi motivasi oleh alumni Wike Dwi Utomo, S.Pi. dan Gunawan Ardjianto, ST., CPC.


Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanggapan dari para pengguna lulusan guna memperkuat keselarasan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.


Sebagai informasi, Universitas Airlangga membuka Program Studi di Luar Domisili (PDD) di Banyuwangi sejak 2014 untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi di wilayah timur Pulau Jawa. Program tersebut kini berkembang menjadi FIKKIA yang terus mendorong lahirnya lulusan berdampak. (rq)