Rumah Lansia di Wongsorejo Ludes Terbakar (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sebuah rumah semi permanen milik lansia di Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, hangus dilalap api, Selasa (02/06/2026). Kebakaran diduga dipicu obat nyamuk bakar yang ditinggalkan menyala di dalam kamar.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Rumah yang terbakar diketahui milik Saiyah (77). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu warga mengalami luka ringan saat berupaya membantu proses pemadaman.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Edy Supriyono, mengatakan petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 11.39 WIB. Tiga unit mobil pemadam dari Sektor Wongsorejo dan Mako Induk langsung diterjunkan ke lokasi.
"Begitu menerima laporan, petugas segera bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar rumah korban," kata Edy.
Berdasarkan hasil asesmen awal, kebakaran bermula saat pemilik rumah menyalakan obat nyamuk bakar di kamar tidur sebelum berangkat bekerja. Sekitar 30 menit kemudian, cucunya, Muhamad Rizki Saiful Rafi (15), terbangun karena mencium bau benda terbakar.
Saat memeriksa kamar neneknya, ia mendapati kasur sudah terbakar. Remaja tersebut kemudian berusaha menyelamatkan rumah dengan mengeluarkan kasur ke sisi barat bangunan dan menyiramnya menggunakan air.
Namun upaya tersebut belum mampu memadamkan api sepenuhnya. Bara api yang masih menyala diduga kembali membesar dan merembet ke material bangunan yang mudah terbakar.
"Kasur yang terbakar diletakkan dekat bangunan rumah. Dugaan sementara, percikan api terbawa angin lalu mengenai material triplek sehingga api dengan cepat menjalar ke bangunan," ujar Edy.
Tak lama kemudian, seorang temannya bernama Anaas datang dan melihat kepulan asap dari sisi rumah. Keduanya lalu meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman secara manual sembari menunggu petugas datang.
Dalam kepanikan itu, seorang warga yang berusaha membantu pemadaman terjatuh hingga mengalami luka ringan pada bagian tangan dan kaki.
Petugas Damkarmat yang tiba di lokasi langsung melakukan penyemprotan pada sejumlah titik api, mulai ruang depan, ruang tengah, kamar hingga dapur belakang. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
Edy menjelaskan, tim juga melakukan pembongkaran sebagian material bangunan guna menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi. Dari lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp270 ribu.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api di dalam rumah dan memastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan," tegasnya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah perabot rumah tangga seperti kasur, lemari, televisi, radio, serta sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan berat. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp45 juta.
Proses pemadaman melibatkan personel Damkarmat Banyuwangi, Satpol PP, aparat kecamatan, perangkat desa, TNI-Polri, serta warga setempat. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.12 WIB dan penanganan selesai pada pukul 12.57 WIB. (ep)

