Hujan dan Tumpahan Solar Picu Dua Pemotor Jatuh di Sempu Banyuwangi

1ddjnlkm.jpg Petugas Damkar Semprot Jalan yang Terkena Tumpahan Solar (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Tumpahan solar di pertigaan Patung Ular, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, menyebabkan dua pengendara sepeda motor tergelincir, Senin (26/10/2026). Kondisi jalan yang basah akibat hujan diduga membuat permukaan aspal semakin licin.


Dua pengendara dilaporkan terjatuh saat melintas di jalur tersebut. Beruntung, tidak ada korban yang mengalami luka serius dalam kejadian itu. Keduanya hanya dilaporkan mengalami luka ringan.


Salah seorang warga setempat, Widarto, mengatakan dua sepeda motor terjatuh dalam waktu yang tidak berselang lama. Salah satu pengendara bahkan sempat tergelincir cukup jauh setelah kehilangan kendali.


“Ada dua motor yang tadi jatuh di sini. Yang satu sampai tergelincir lumayan jauh. Alhamdulillah, tidak sampai mengalami luka serius, hanya luka ringan,” kata Widarto.


Menurutnya, pengendara pertama melaju dari arah utara sebelum tiba-tiba terjatuh. Tak lama kemudian, pengendara lain yang melintas di jalur yang sama juga mengalami kejadian serupa.


“Yang satu motornya lewat dari arah utara, terus tiba-tiba jatuh. Tidak berselang lama, motor kedua menyusul jatuh juga. Semuanya naik motor matik,” ujarnya.


Widarto menyebut salah satu pengendara saat itu berboncengan, sedangkan pengendara lainnya melaju seorang diri dan merupakan warga setempat.


Warga kemudian melaporkan kondisi jalan tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sektor Genteng sekitar pukul 16.00 WIB. Laporan itu ditindaklanjuti dengan pengerahan petugas untuk membersihkan tumpahan solar yang membahayakan pengguna jalan.


Koordinator Damkarmat Genteng, Sutikno, mengatakan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Pembersihan dilakukan dengan menyemprotkan air yang dicampur cairan deterjen untuk membantu mengangkat sisa solar dari permukaan jalan.


“Usai mendapatkan laporan, kami langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Kami menyemprot jalan menggunakan air yang dicampur deterjen untuk membantu mengikat dan membersihkan cairan solar,” jelas Sutikno.


Menurutnya, tumpahan solar menyelimuti jalan sepanjang kurang lebih 50 meter. Petugas kemudian membersihkan permukaan aspal hingga sisa cairan yang membuat jalan licin dapat dihilangkan.


“Jalan yang diselimuti solar sekitar 50 meter. Kami semprot menggunakan air dan cairan deterjen. Sekitar 10 menit penanganan, jalan langsung bersih dan tidak licin kembali,” tambahnya.


Tumpahan bahan bakar di jalan berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat hujan karena permukaan jalan menjadi semakin licin. Pengendara yang melintas di lokasi kejadian diimbau mengurangi kecepatan dan berhati-hati, khususnya saat melewati tikungan atau persimpangan. (ep)