Empat Siswi Sekolah Rakyat Banyuwangi Lolos Seleksi, Tampil di Gandrung Sewu

1gunl.jpg Siswi Sekolah Rakyat Banyuwangi Tampil di Gandrung Sewu 2026 (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Empat siswi Sekolah Rakyat Banyuwangi berhasil menembus seleksi penari Gandrung Sewu 2026. Mereka tampil bersama sekitar 1.300 penari dalam pertunjukan kolosal di Pantai Boom Marina Banyuwangi, Sabtu (24/10/2026) malam.


Keikutsertaan keempat siswi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Di tengah banyaknya peserta yang mengikuti proses seleksi, mereka mendapat kesempatan tampil dalam salah satu agenda budaya terbesar di Banyuwangi.


Keempat siswi itu yakni Nurul Hikmah Rania Safitri, siswi kelas XII; Ervina Dwi Nanda dan Mariyani Astuti, siswi kelas XI; serta Fenita Berlian, siswi kelas VIII.


Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD dan SMP, Winarno, mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan empat siswi itu menunjukkan bahwa peserta didik Sekolah Rakyat memiliki potensi yang dapat dikembangkan, termasuk di bidang seni tari.


“Dari sekian banyak yang ikut ekstrakurikuler tari, ada empat anak yang terpilih melalui seleksi ketat,” ujar Winarno, Minggu (25/10/2026).


Ia berharap kesempatan tampil di panggung Gandrung Sewu menjadi pengalaman berharga bagi para siswi. Selain mengasah kemampuan menari, pengalaman tersebut diharapkan menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap budaya daerah.


Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SMA, Chitra Arti Maharani, mengatakan partisipasi tersebut merupakan kesempatan bagi para siswi untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan bakat yang mereka miliki.


Menurutnya, siswa perlu diberi ruang untuk berani mencoba dan berkompetisi di luar lingkungan sekolah. Dengan begitu, potensi mereka dapat berkembang melalui pengalaman langsung.


“Kami ingin mengembangkan talenta anak-anak yang berbakat di bidang seni, khususnya tari. Mereka harus berani bersaing dan menunjukkan kemampuan. Dari Sekolah Rakyat pun kalian bisa,” kata Chitra.


Gandrung Sewu 2026 mengusung tema 'Kembang Dermo' dengan konsep pertunjukan 'Glow in The Dark'. Ribuan penari tampil dalam balutan kostum khas Gandrung yang dipadukan dengan permainan tata cahaya dan atraksi drone, menghadirkan suasana berbeda dalam pertunjukan budaya tahunan tersebut.


Festival ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan kesenian tradisional Banyuwangi. Melalui keterlibatan empat siswi tersebut, Sekolah Rakyat Banyuwangi berharap semakin banyak peserta didik berani mengembangkan potensi diri dan berprestasi melalui bidang yang mereka minati. (ep)