Jaga Sumber Air dari Hulu, Sekardadu Ajak Pelajar Rawat Lingkungan Sungai di Desa Kampunganyar

1onoino.jpg Program Sekardadu Dinas PU Pengairan Banyuwangi di Desa Kampunganyar (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Menjaga kelestarian sungai menjadi tanggung jawab bersama yang perlu ditanamkan sejak dini. Melalui program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu), Dinas PU Pengairan Banyuwangi mengajak ratusan pelajar terlibat langsung dalam perawatan saluran irigasi di Dam Ketegan, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Selasa (13/10/2026).


Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi dari SDN 1 Kampunganyar, SDN 2 Kampunganyar, SDN 5 Tamansuruh, SDN 3 Tamansuruh, dan SMP Darul Ilmi Banyuwangi. Selain menerima edukasi lingkungan, para pelajar membersihkan sampah di saluran tersier, menabur benih ikan, serta melakukan penanaman pohon secara simbolis bersama pemerintah desa.


Kepala Korsda Banyuwangi, Puput Waskito Adi, mengatakan Sekardadu menjadi sarana mengenalkan pentingnya menjaga sungai dan jaringan irigasi kepada generasi muda.


“Edukasi yang kami tekankan kepada anak-anak adalah tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menebang atau mengambil pohon di kanan-kiri jaringan irigasi,” ujar Puput kepada BWI24Jam.


Menurut Puput, Dam Ketegan memiliki peran penting dalam mendukung pengairan lahan pertanian. Meski debit air berada di bawah rata-rata akibat musim kemarau panjang, distribusi air ke sawah masih berjalan lancar dan belum ditemukan lahan pertanian yang mengalami kekeringan di wilayah layanan tersebut.


"Normal di musim kemarau panjang ini. Jadi di situ sawah juga tidak ada yang kering, berjalan dengan lancar, terus tidak ada kendala kering di bawah,” jelasnya.


Selain para pelajar dan guru, kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Kampunganyar Suwandi beserta perangkat desa, perwakilan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), dan Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM).


Sumber air dari Kampunganyar dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pengairan sawah hingga kebutuhan air minum di tiga kecamatan, termasuk melalui layanan PDAM. Kawasan hulu ini juga menunjang keberadaan destinasi wisata Air Terjun Jagir.


Melalui Sekardadu, kesadaran menjaga kebersihan sungai dan kelestarian sumber air diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat. (rq)