
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), meminta kepada Karang Taruna agar membuat kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat.
Program kegiatan tersebut tentunya sesuai dengan potensi yang ada di masing-masing desa. Sebab setiap desa, mempunyai potensi yang beragam.
"Buatlah kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat," kata Sekretaris DPMD Banyuwangi, Choliqul Ridho, saat rapat koordinasi pemetaan program pemberdayaan masyarakat bersama BNN Banyuwangi, Rabu (11/12/2024).
Dalam rapat kordinasi yang dihadiri oleh BNN, Polresta, Bakesbangpol, Karang Taruna dan perwakilan Babinsa, Bhabinkamtibmas serta kepala desa di Banyuwangi itu, Rido menegaskan, akan mengawal kegiatan Karang Taruna.
"Jika ada kades yang tidak mendukung kegiatan Karang Taruna, laporkan ke kami. Saya kira ketika kegiatan itu positif, pasti akan didukung kades," tegas Rido dihadapan kepala desa.
Rido meminta kepada para pemuda Karang Taruna di Banyuwangi agar menyampaikan program kerjanya kepada kepala desa. Karang Taruna harus bersinergi untuk membangun desa.
"Sampaikan program kerjanya kepada kades. Nanti insyallah akan kami bantu kawal dan sampaikan," ujar Rido.
Sementara itu Ketua Karang Taruna Kabupaten Banyuwangi, Rizki Alfian Restiawan, menyambut baik ketegasan Pemkab Banyuwangi.
"Kami apresiasi ketegasan dari DPMD, ini yang kami tunggu. Tegas dan jelas," kata Rizki.
Menurut dia, selama ini banyak pemuda Karang Taruna di desa-desa yang punya potensi, namun kurang mendapat perhatian serius dari kepala desanya.
"Kami sering terjun ke lapangan, banyak laporan kepada kami terkait permasalahan di desa. Saat kawan-kawan pemuda punya ide atau gagasan, seringkali terkendala dari pemdes, katanya tidak ada anggaran," ujar Rizki.
Padahal menurut Rizki, Karang Taruna merupakan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Yang mana soal pagu anggaran sudah pasti masuk dalam perencanaan penganggaran desa.
"Pemkab Banyuwangi sudah membuka jalan, kita manfaatkan kesempatan ini. Silakan membuat dan merancang program. Jika ada kades yang tidak pro terhadap Karang Taruna, sesuai dengan arahan DPMD, laporkan, sampaikan!," tegas Rizki.
Rizki berharap kepada para pengurus Karang Taruna di desa untuk merencanakan kegiatan yang bermanfaat bagi pemuda dan masyarakat. Khususnya terkait pengembangan potensi desa.
"Karang Taruna merupakan mitra strategis desa. Mari bersama-sama membangun desa," tandas Rizki. (*)