KPK Gelar Rakor Tata Kelola Pemerintahan di Banyuwangi, Dorong Penguatan Pencegahan Korupsi

1rkoko.jpg KPK Gelar Rapat Koordinasi (Rakor) di DPRD Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, di ruang rapat DPRD Kabupaten Banyuwangi, Selasa (1/9/2026). 


Rakor tersebut diikuti dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Ketua DPRD I Made Cahya Negara, serta seluruh anggota DPRD serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 


Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK, Wahyudi, mengatakan agenda hari ini merupakan agenda yang dilaksanakan di setiap daerah, dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi dalam tata kelola pemerintahan. 


"Setiap tahun memang kita lakukan untuk setiap daerah. Secara umum, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi termasuk yang paling cepat dalam menindaklanjuti beberapa rekomendasi kita sebelumnya, khususnya untuk menutup celah-celah resiko tindak pidana korupsi," kata Wahyudi. 


"Jadi ini yang diharapkan, terutama terkait dengan pola-pola pencegahan korupsi yang mengedepankan upaya-upaya salah satunya pendidikan, pencegahan, baru kemudian penindakan," jelas Wahyudi. 


Sementara Bupati Ipuk mengatakan rakor ini sangat bermanfaat bagi eksekutif maupun legislatif di Banyuwangi. 


"Pertemuan hari ini banyak manfaatnya bagi kami, baik di ekskutif maupun di legislatif. Ini adalah bagian dari mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan di daerah," kata Ipuk. 


"Maka hadirnya KPK ke Banyuwangi kita dievaluasi, kita diingatkan. Rakor ini sangat baik bagi Banyuwangi agar program-program tidak hanya bisa berjalan dengan baik, tepat sasaran, namun juga sesuai dengan regulasi yang ada," jelas Ipuk. 


Ipuk juga menyatakan Banyuwangi komitmen untuk menjalankan rekomendasi KPK, seperti yang dilakukan pada 2025 lalu. "Saat itu kami (eksekutif dan legislatif) diundang KPK ke Jakarta, dan langsung kami tindak lanjuti rekomendasinya. Karena itu komitmen kita bersama," tambah Ipuk. (*)