Brimob dan Personel Polsek Cluring Temukan Anak Hilang Asal Banten di Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Seorang anak berusia sekitar 13 tahun asal Kabupaten Lebak, Banten, yang dilaporkan hilang dari keluarganya, ditemukan dalam kondisi selamat di kawasan Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Anak tersebut diketahui bernama Nur Fauko Nurin, warga Kelurahan Malingping Utara, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Penemuan tersebut dilakukan personel Intelijen Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim bersama personel Polsek Cluring pada 21 Agustus 2026.
Penemuan bermula dari informasi masyarakat di kawasan Sraten yang melihat seorang anak berjalan seorang diri tanpa didampingi orang tua maupun keluarga. Anak tersebut juga terlihat kebingungan.
Mendapat informasi tersebut, personel Intel Kompi 4 Batalyon B Pelopor bersama personel Polsek Cluring mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan pendekatan secara persuasif untuk memastikan kondisi anak sekaligus menggali informasi mengenai identitas dan asalnya.
Saat pertama ditemukan, anak tersebut dalam kondisi lelah dan linglung. Personel kemudian memberikan makanan dan minuman serta tempat untuk beristirahat sebelum melakukan komunikasi lebih lanjut.
Setelah kondisinya mulai stabil, petugas secara perlahan menanyakan identitas dan asal anak tersebut. Dari informasi yang diperoleh, diketahui anak itu bernama Nur Fauko Nurin dan berasal dari Kelurahan Malingping Utara, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten.
Informasi tersebut kemudian dicocokkan dengan data yang sebelumnya diterima jajaran Intel Satbrimob Polda Jatim. Hasil pencocokan menunjukkan kesesuaian identitas anak yang ditemukan di Sraten dengan informasi anak yang dilaporkan hilang dari wilayah Banten.
“Anak tersebut tampak lelah dan linglung saat pertama kali ditemukan. Langkah awal personel kami di lapangan adalah memanusiakannya terlebih dahulu, diberikan makanan, minuman, serta tempat beristirahat yang aman agar ia merasa tenang,” ujar salah satu perwakilan anggota Intel di lapangan.
Mengingat anak tersebut berasal dari luar provinsi, personel Intel Kompi 4 Batalyon B Pelopor selanjutnya melakukan koordinasi secara bertingkat dengan jajaran terkait untuk menelusuri keberadaan keluarga dan memastikan proses pemulangan anak tersebut.
Penanganan dilakukan dengan melibatkan unsur kepolisian setempat serta jajaran yang memiliki keterkaitan dengan informasi kehilangan anak dari Kabupaten Lebak, Banten. (*)

