Layanan terintegrasi Nganti Wengi atau Lingsir Wengi di Kantor Kecamatan Genteng (Foto: Bagir/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Layanan terintegrasi Nganti Wengi atau Lingsir Wengi yang digelar Kecamatan Genteng, Banyuwangi, pada Selasa (06/10/2026), mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program yang berlangsung pukul 16.00 hingga 20.00 WIB tersebut memudahkan warga mengurus berbagai keperluan administrasi di luar jam kerja reguler.
Camat Genteng Khoirul Hidayat mengatakan, layanan ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama pekerja sektor formal yang kesulitan mengurus dokumen pada pagi hingga siang hari.
Menurutnya, selama ini sebagian warga datang menjelang berakhirnya jam pelayanan karena harus menyelesaikan pekerjaan terlebih dahulu. Kondisi tersebut membuat waktu untuk mengurus administrasi menjadi terbatas.
“Dari situ muncul ide untuk menyatukan layanan-layanan ini agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik. Kami ingin warga yang tidak sempat mengurus administrasi pada pagi hari bisa memanfaatkan layanan hingga malam,” kata Khoirul.
Berbagai layanan tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari administrasi kependudukan, Samsat, perizinan, BPJS Kesehatan, hingga SIM keliling. Dari sejumlah stan yang dibuka, pelayanan administrasi kependudukan menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi warga.
Fitri, warga Dusun Selorejo, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, datang untuk mengurus pembuatan KTP. Ia menilai pelayanan pada sore hingga malam hari memberikan kesempatan bagi warga yang memiliki kesibukan pada jam kerja.
“Layanan ini sangat membantu karena kami bisa mengurus KTP setelah aktivitas pekerjaan selesai. Jadi, tidak harus meninggalkan pekerjaan pada pagi hari. Harapannya, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan,” ujarnya.
Hal serupa dirasakan Isti, warga Dusun Curangtangi Timur, Desa Setail, Kecamatan Genteng. Ia memanfaatkan layanan Lingsir Wengi untuk memperbarui KTP. Menurutnya, waktu pelayanan yang lebih fleksibel membuat masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk menyelesaikan kebutuhan administrasi.
“Pelayanan sampai malam seperti ini sangat membantu masyarakat yang tidak punya banyak waktu pada pagi hari. Semoga program ini terus berlanjut karena manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” katanya.
Khoirul menjelaskan, Lingsir Wengi juga menjadi bagian dari implementasi semangat Genteng Semarak, singkatan dari Sejahtera, Ramah, Maju, dan Kolaboratif. Semangat kolaborasi diwujudkan melalui koordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga untuk menghadirkan layanan dalam satu kegiatan.
“Alhamdulillah, teman-teman dari berbagai dinas dan lembaga menyambut positif gagasan ini. Mereka bersedia berkolaborasi memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga malam hari,” jelasnya.
Ia berharap dukungan OPD dan masyarakat terus mengalir agar layanan terintegrasi tersebut dapat diselenggarakan secara rutin setiap bulan.
“Kami mohon dukungan dari OPD dan masyarakat agar kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin setiap bulannya. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan kemudahan akses pelayanan publik,” pungkasnya. (ep)

