LKP Desy Education Gelar Uji Kompetensi Perhotelan dan Kapal Pesiar, Peserta Disiapkan Masuk Dunia Kerja

1posps.jpg Uji Kompetensi Perhotelan dan Kapal Pesiar di LKP Desy Education Banyuwangi (Foto: Riqi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Desy Education kembali menggelar uji kompetensi bagi peserta didik program Perhotelan dan Kapal Pesiar Jenjang III KKNI melalui Program PKK Tipe A Platinum Tahun 2026. Kegiatan ini didukung Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).


Sekitar 20 peserta didik yang sebelumnya menjalani proses pembelajaran di LKP Desy Education mengikuti uji kompetensi dengan dua tahapan, yakni tes teori dan praktik. Pengujian dilakukan untuk mengukur penguasaan peserta terhadap kompetensi yang telah dipelajari selama mengikuti program.


Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Kasi Kesetaraan dan Keaksaraan Dispendik Banyuwangi Amalia Marisa mengapresiasi program tersebut.


“Kami sangat mendukung dan terima kasih sama LKP Desy. Untuk anak-anak muda Banyuwangi, kami dari Dispendik mengajak kalian untuk mengikuti kegiatan PKK Platinum Tipe A di Desy Education,” ujar Amalia.


Menurutnya, program tersebut turut mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus membuka peluang kerja bagi peserta didik, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri dan industri kapal pesiar. Ia menyebut, dari program sebelumnya terdapat peserta yang telah diterima bekerja di kapal pesiar dan Malaysia.


Sementara itu, Penguji dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Perhotelan & Kapal Pesiar, Ms. Sri Yuliati, menjelaskan uji kompetensi mencakup empat divisi, yakni Food and Beverage Product, Food and Beverage Service, Housekeeping, serta Front Office.


“Paling tidak anak-anak ini sudah menguasai betul SOP masing-masing job description,” kata Yuli.


Instruktur LKP Desy Education, Fahmi Azizi Priannata, mengatakan uji kompetensi menjadi bagian untuk memaksimalkan hasil pembelajaran peserta.


“Jadi di ujian kali ini ada dua sesi. Yang pertama ada sesi teori, dan nantinya yang kedua ada sesi praktik,” jelas Fahmi.


Hasil uji kompetensi tersebut nantinya menjadi salah satu bekal peserta dalam memasuki dunia kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar. (rq)