
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Nasib tragis dialami FA (8), pelajar SDN 1 Sembulung, Kecamatan Cluring, Banyuwangi yang meninggal usai dihantam kendaraan bermotor. Korban ditabrak ketika hendak membeli jajan di seberang jalan sewaktu jam istirahat.
Insiden itu terjadi pada Sabtu (30/11/2024) pekan lalu sekitar pukul 09:00 WIB. Dalam kecelakaan itu korban sempat terpental beberapa meter dari TKP dan meninggal dunia ketika menjalani perawatan di rumah sakit.
"Korban mengalami luka pada kepala, leher, dan patah kaki. Meninggal dunia dalam perawatan RS Al Huda Kecamatan Gambiran sekitar pukul 17:00 WIB," ujar Kanit Lantas Polsek Muncar Ipda Gatot Dwi Handoko, Selasa (03/12/2024).
Sementara identitas pengendara motor yang menabrak korban adalah Ahmad Fatoni (20), asal Sembulung, Kecamatan Cluring, masih satu wilayah dengan TKP kecelakaan. Ia mengendarai Honda Vario warna putih nopol P-4142-QAV.
Gatot menambahkan, pemotor Vario itu melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Bersamaan dengan itu korban menyeberang jalan untuk membeli jajan sewaktu jam istirahat kelas.
"Karena jarak yang terlalu dekat tabrakan antara korban dan pemotor tak dapat dihindarkan. Korban sempat terpental beberapa meter dan pengendara motor terjatuh dari kendaraannya," tambahnya.
Warga bersama guru berusaha mengevakuasi korban menuju rumah sakit. Pasca-insiden itu korban tergeletak di pinggir jalan dan sudah tak sadarkan diri dan dievakuasi ke RS Ae Rahmah Jajag, Kecamatan Gambiran.
Gatot menyebut, korban sempat dirujuk ke RS Al Huda Gambiran karena kondisinya yang kritis. Akan tetapi nyawanya tak dapat ditolong dan meninggal saat menjalani perawatan.
"Setelah sempat dirawat selama dua jam, sekitar pukul 17.00, korban ini meninggal dunia di RS Al Huda Gambiran," ujarnya.
Dari informasi yang digali ke warga setempat, korban semasa hidup tinggal hanya bersama neneknya. Sementara orang tuanya pergi merantau setelah keduanya bercerai. Sang ibu bekerja sebagai buruh migran di negara Singapura dan ayahnya bekerja di Bali. (ep)