BWI24JAM.CO.ID - Operasi pencarian terhadap pendaki yang sempat dilaporkan hilang di jalur pendakian Kawah Ijen, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (19/2/2026) sore dan operasi SAR resmi ditutup.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. “Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam keadaan hidup meski dalam kondisi lemas. Ini berkat kerja keras dan sinergi seluruh unsur SAR gabungan yang sejak awal berkomitmen melakukan pencarian secara maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencarian dilakukan dengan perhitungan matang dan tetap mengutamakan keselamatan tim di lapangan. “Medannya cukup terjal dan cuaca sempat berubah-ubah, namun personel tetap bergerak sesuai rencana operasi. Kami juga menggunakan drone thermal untuk membantu pemantauan dari udara,” jelasnya.
Oka turut mengimbau para pendaki agar tidak memisahkan diri dari rombongan dan selalu mematuhi standar operasional pendakian. “Keselamatan adalah prioritas utama. Pastikan fisik prima, peralatan lengkap, serta selalu berkoordinasi dengan petugas,” tegasnya.
Diketahui, pada pukul 07.00 WIB tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan membagi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran dari Pos Paltuding menuju puncak sejauh sekitar 3,6 kilometer menggunakan metode Explore SAR (ESAR) tipe 1. Sementara SRU 2 menyisir area sekitar lokasi perkiraan kejadian (LKP) dengan pola ESAR tipe 2 open grid seluas kurang lebih satu kilometer persegi.
Dalam kondisi cuaca mendung hingga hujan ringan, proses pencarian tetap berjalan. Peralatan jungle rescue dan dukungan drone thermal dikerahkan untuk memaksimalkan deteksi di area lereng dan tebing.
Sekitar pukul 16.16 WIB, korban atas nama Muhammad Dzikri Maulana (16), warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, ditemukan dalam keadaan selamat namun lemas. Korban berada di area tebing dengan radial 6,7 derajat dan jarak sekitar 890 meter dari LKP.
Tim SAR kemudian melakukan proses evakuasi menggunakan teknik vertical rescue. Pada pukul 17.50 WIB, korban berhasil diturunkan ke Pos Paltuding dan selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Licin guna mendapatkan penanganan medis.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, TNI-Polri, BKSDA, BPBD, relawan, unsur mapala, pelaku wisata, perangkat desa hingga keluarga korban.
Sekitar pukul 18.00 WIB, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

