Tukang Becak Supandi Rayis, Penerima Bantuan Becak Listrik (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto membawa kebahagiaan bagi para tukang becak di Banyuwangi. Salah satunya dirasakan Supandi Rayis (71), tukang becak yang telah mengayuh becak sejak 1971 atau awal masa pemerintahan Presiden Soeharto.
Supandi mengaku sudah puluhan tahun menggantungkan hidup dari menarik becak. Ia biasa mangkal di kawasan Terminal Rogojampi. Namun karena kondisi ekonomi dan fisik, Supandi sempat vakum cukup lama sebelum kembali membecak pada 2019. Penghasilannya pun tidak menentu, sehingga ia harus mencari tambahan dengan menjadi tukang rosokan.
“Alhamdulillah sekarang dapat becak listrik dari Presiden. Bisa pakai kayuh, bisa juga pakai motor listrik. Sangat membantu, terutama kalau jalan menanjak. Jauh lebih ringan dibanding becak biasa,” ujar Supandi, Sabtu (24/01/2026).
Becak listrik tersebut dapat diisi ulang dan mampu menempuh jarak hingga sekitar 50 kilometer dalam sekali pengisian daya. Meski jarak antara pengemudi dan penumpang dinilai cukup dekat, Supandi menyebut hal itu bukan menjadi masalah besar baginya.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan Rizal, tukang becak asal Desa/Kecamatan Sempu, yang turut menerima bantuan becak listrik gratis tersebut.

“Alhamdulillah senang sekali. Becak listrik ini sangat membantu kami sebagai tukang becak, lebih ringan dan tidak cepat capek, apalagi saat harus melewati jalan menanjak,” kata Rizal.
Program bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo ini disalurkan sebanyak 200 unit dan diharapkan dapat meringankan beban para tukang becak, khususnya yang sudah lanjut usia, sekaligus meningkatkan produktivitas mereka dalam mencari nafkah.
Becak listrik tersebut didesain langsung atas arahan Presiden Prabowo dan diproduksi oleh PT Pindad. Produksi dilakukan secara bertahap sebelum ditargetkan hingga puluhan ribu unit secara nasional. Harga satu unit becak listrik ini mencapai Rp22 juta. (ep)

