Tempat Penitipan Kucing atau Disebut Hotel Anabul di Banyuwangi (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Hunian hotel khusus kucing atau “hotel anabul” di Banyuwangi melonjak tajam menjelang Hari Raya Idulfitri. Banyak pemilik hewan peliharaan memilih menitipkan kucing mereka karena akan mudik ke luar kota.
Lonjakan penitipan kucing ini bahkan sudah terjadi sebelum H-7 Lebaran. Seluruh kandang yang tersedia di salah satu hotel anabul di wilayah tersebut hampir selalu terisi penuh oleh pelanggan yang menitipkan hewan peliharaan mereka.
Salah satu pemilik kucing, Ike Wahyuni, mengaku sengaja menitipkan kucing jenis persia miliknya karena akan mudik ke Malang.
“Saya menitipkan kucing sebelum H-7 karena akan mudik ke Malang. Kalau ditinggal di rumah tidak ada yang mengurus,” ujar Ike, Rabu (11/03/2026).
Menurut warga Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng tersebut, selain harganya terjangkau, pihak petshop juga rutin memberikan kabar mengenai kondisi kucing yang dititipkan.
“Setiap hari di-update perkembangannya lewat foto atau video. Jadi kami tetap tahu kondisi kucing kami walaupun sedang ditinggal mudik,” tambahnya.
Ia juga mengaku merasa lebih tenang menitipkan kucingnya di hotel anabul dibanding meninggalkannya di rumah tanpa perawatan.
“Kalau di rumah khawatir tidak ada yang memberi makan atau membersihkan kandangnya. Di sini kan ada yang merawat,” katanya.
Hal serupa juga diungkapkan Rifa Imama, warga Desa/Kecamatan Cluring, yang akan mudik ke Bogor, Jawa Barat. Ia bahkan memesan tempat penitipan sejak jauh hari agar tidak kehabisan kandang.
“Saya sengaja booking jauh hari karena biasanya menjelang Lebaran selalu penuh,” ujarnya.
Rifa memilih paket VIP untuk kucing jenis British Short Hair miliknya agar mendapatkan ruang kandang yang lebih nyaman.
“Kalau dibawa mudik ribet dan kasihan kucingnya bisa stres di perjalanan jauh. Jadi lebih aman dititipkan di hotel kucing,” katanya.
Ia juga menilai fasilitas di hotel anabul cukup lengkap karena hewan peliharaan dipantau setiap hari.
“Selain dirawat, pemilik juga dapat update kondisi kucing setiap hari. Jadi kita tetap bisa memantau,” tambahnya.
Sementara itu pemilik hotel anabul, Eko Nur Amin, mengatakan pada hari biasa hanya sekitar 5 hingga 10 ekor kucing yang dititipkan oleh pemiliknya.
“Kalau hari biasa sekitar lima sampai sepuluh ekor kucing. Biasanya karena pemiliknya ada keperluan, mau salon atau ada urusan keluarga,” jelas Eko.
Namun menjelang Lebaran jumlah penitipan meningkat tajam karena banyak pemilik hewan yang mudik.
“Lonjakan biasanya mulai H-7 sampai H+7 Lebaran. Kapasitas normal kami 50 kandang, tapi saat momen Lebaran bisa kami tambah hingga 100 kandang,” ujarnya.
Meski kapasitas ditambah, kandang yang tersedia hampir selalu penuh bahkan sering kali harus menolak pelanggan yang datang mendadak.
“Biasanya selalu penuh, bahkan sering menolak penitipan. Kami juga membatasi jumlahnya supaya perawatan hewan tetap maksimal,” kata Eko.
Di tempat penitipan tersebut tersedia tiga pilihan kandang, yakni VIP Rp50 ribu per hari, kandang standar Rp35 ribu, dan reguler Rp25 ribu per hari. Biaya tersebut sudah termasuk pasir, kandang, tempat makan serta perlengkapan lainnya, sementara makanan kucing dibawa oleh pemilik.
Eko menambahkan, sebelum dititipkan setiap kucing akan melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan kondisinya sehat.
“Kucing harus sehat, tidak ada kutu, jamur, diare, dan tidak sedang menyusui supaya tidak menular atau stres,” jelasnya.
Petshop yang telah beroperasi selama 11 tahun di wilayah Genteng tersebut juga melakukan pemantauan selama 24 jam serta mengirimkan dokumentasi kondisi kucing kepada pemilik setiap hari.
“Owner bisa tahu kondisi kucingnya setiap hari karena kami kirim foto atau video. Jadi walaupun ditinggal mudik tetap bisa memantau,” pungkasnya.
Dari layanan penitipan kucing tersebut, dalam sehari tempat tersebut bisa meraup omzet hingga sekitar Rp1,5 juta per hari, terutama saat musim mudik Lebaran. Meningkat sampai 20 kali lipat dibandingkan hari biasa. (ep)

