Semarak Kemerdekaan, 32 Tim Ramaikan Turnamen Domino yang Digelar Orado Banyuwangi

1oooj.jpg Ketua Pengcab Orado Banyuwangi, Panitia dan Para Juara Turnamen Berfoto Bersama (Foto: Riqi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Banyuwangi menggelar turnamen domino dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Turnamen berlangsung di Aston Hotel Banyuwangi, Sabtu (29/08/2026), dengan total hadiah mencapai Rp10 juta.


Sebanyak 32 tim ambil bagian dalam turnamen tersebut. Peserta berasal dari berbagai wilayah di Banyuwangi hingga luar kota. Setiap tim terdiri dari dua orang pemain.


Ketua Pengcab Orado Banyuwangi, Dede Abdul Ghany, mengatakan jumlah peminat turnamen cukup tinggi. Bahkan, dari dua hari masa pendaftaran, tercatat 42 tim yang mendaftar. Namun, panitia hanya dapat mengakomodasi 32 tim menyesuaikan waktu pelaksanaan.


"Peminat kemarin kita buka pendaftaran di 2 hari peminatnya ada di 42 tim, namun kami hanya bisa mengakomodir 32 karena terkait dengan waktu penyelenggaraan," ujar Dede.


Turnamen tersebut menjadi penyelenggaraan kompetisi kedua yang digelar Orado Banyuwangi sejak organisasi tersebut dibentuk pada Januari 2026. Pada Mei 2026, Orado dikukuhkan oleh KONI Pusat dan menjadi bagian dari keluarga besar KONI.


Dede menjelaskan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana pembekalan bagi para pemain terkait aturan permainan dan persiapan menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.


"Maka hari ini cara kami untuk memeriahkan kemerdekaan seperti ini, menyelenggarakan turnamen yang harapannya berdampak pada pendidikan domino yang lebih baik dan terkait dengan pembekalan aturan dan juga nanti persiapan kompetisi di tingkat provinsi dan nasional." jelasnya.


Pengcab Orado Banyuwangi juga menyiapkan agenda turnamen berikutnya dengan skala yang lebih besar. Rencananya, kegiatan tersebut akan digelar melalui kolaborasi bersama TNI dalam rangka memperingati HUT TNI 2026.


"Mudah-mudahan bulan depan kita kolaborasi dengan TNI karena dalam rangka HUT TNI kita juga menyelenggarakan dengan jumlah yang lebih besar lagi," ungkapnya.


Pada akhir pertandingan, tim asal Surabaya keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati tim asal Lateng, Banyuwangi, sementara juara ketiga diraih tim asal Muncar, Banyuwangi.


Dua pemain asal Lateng, Zayid dan Umar, menjadi juara kedua dalam turnamen tersebut. Keduanya mengaku baru pertama kali mengikuti turnamen kompetitif, meski telah lama menjadikan domino sebagai hobi.


"Sebelum turnamen Orado ini ya belajar. Masing-masing kita belajar main ini ya bukan setahun 2 tahun sebetulnya, udah lama. Orado Sukses!" ungkap Zayid.


Turnamen tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi Dwi Handayani bersama Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah. (rq)