
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Warga Dusun Cangkring, Desa Pengatigan, Kecatan Rogojampi, Banyuwangi kembali menggelar tradisi unik dalam rangkaian Halal Bihalal Lebaran, yakni Sembur Utik. Acara yang digelar setiap hari kedua Lebaran Idulfitri (2 Syawal) ini selalu dinanti-nantikan, terutama oleh anak-anak dan remaja yang antusias mengikuti prosesi rebutan uang yang dilempar ke udara.
Pada Selasa (01/04/2025), halaman perkampungan di Dusun Cangkring dipenuhi suara tawa dan sorak-sorai. Begitu uang dilempar ke udara, puluhan anak-anak hingga dewasa langsung berebut menangkapnya dengan penuh semangat. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun sejak zaman para leluhur dan menjadi simbol kebersamaan serta kemeriahan usai perayaan Idulfitri.
“Sembur Utik ini memang sudah menjadi tradisi zaman mbah-mbah terdahulu,” ujar Zhedan salah satu warga setempat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari momen Halal Bihalal yang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, semua larut dalam suasana penuh kebahagiaan. Tidak hanya sekadar berburu uang yang beterbangan, acara ini juga diisi dengan doa bersama serta makan bareng sebagai simbol kebersamaan.
Bagi warga setempat, Sembur Utik bukan hanya soal mendapatkan uang receh, tetapi juga tentang menjaga tradisi dan mempererat hubungan sosial.