Layanan Gratis Sunat On The Road Inisiasi Pasutri di Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Di tengah keterbatasan ekonomi yang kerap membuat layanan kesehatan sulit dijangkau, sepasang suami istri (pasutri) asal Kecamatan Srono, Banyuwangi, Setyo Budi Bijaksono dan dr. Khusnul Imama memilih turun langsung ke rumah-rumah warga.
Dengan menyusuri desa demi desa, mereka menghadirkan layanan sunat gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui program Sunat On The Road, sebuah ikhtiar sederhana yang menghadirkan perhatian dan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Inisiator Sunat On The Road, Setyo Budi Bijaksono, mengatakan program ini telah berjalan selama empat bulan dan terus memberikan layanan khitan gratis kepada anak-anak di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi.
“Kami memberikan layanan khitan kepada anak-anak dari keluarga kaum dhuafa, keluarga kurang mampu secara sosial, serta anak-anak berstatus yatim dan piatu,” kata Setyo kepada BWI24Jam, Sabtu (31/01/2026).
Ia menjelaskan, layanan khitan dilakukan dengan sistem door to door atau jemput bola, di mana tim medis langsung mendatangi rumah anak-anak penerima manfaat.
“Kami juga memberikan pakaian, bingkisan, uang saku, dan obat-obatan secara gratis kepada penerima manfaat,” imbuhnya.
Setyo menegaskan, seluruh pendanaan program Sunat On The Road bersifat mandiri tanpa sponsor maupun bantuan dari pihak lain.

“Untuk pendanaan kami murni mandiri, tidak ada sponsor atau bantuan dari pihak manapun, semuanya dari keluarga kami,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Sunat On The Road, dr. Khusnul Imama, menyampaikan bahwa setiap kegiatan khitan melibatkan beberapa tenaga medis profesional.
“Ada dokter dan perawat. InsyaAllah aman, bahkan teknik khitannya menggunakan teknik yang paling bagus,” ujar dr. Khusnul.
Ia menjelaskan, metode khitan yang digunakan adalah kombinasi teknik laser dan konvensional, sehingga risiko pendarahan dan pembengkakan dapat diminimalkan serta proses penyembuhan lebih cepat.
“Kami juga memiliki kader di masing-masing wilayah yang akan memantau perkembangan anak kurang lebih selama satu minggu hingga sembuh,” terangnya.
Hingga awal Februari 2026, Sunat On The Road telah memberikan layanan khitan gratis kepada 15 anak dan masih terus membuka kesempatan bagi anak-anak yang sesuai dengan kriteria penerima manfaat.
“Dengan cara ini, anak-anak tidak perlu bepergian jauh, orang tua tidak terbebani biaya transportasi, dan setiap anak bisa menerima layanan secara gratis dan penuh perhatian,” tuturnya.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan Sunat On The Road, dapat menghubungi Setyo Budi – 08113605595 (WhatsApp). (rq)

