Tabrakan Mobil Rombongan Pelajar dengan Fuso di Gumitir, Kerugian Ditaksir Rp 60 Juta

1koaikna.jpg Kondisi Mobil Usai Terlibat Kecelakaan di Jalur Gumitir (Foto: Relawan Gumitir/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Nasional III kawasan Gumitir, tepatnya di KM 232+600 Puncak Gumitir atau Watu Gudang, Kamis (30/04/2026). Insiden melibatkan kendaraan roda empat dan truk Fuso roda enam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Mobil roda empat yang terlibat kecelakaan diketahui melaju dari arah Jember menuju Banyuwangi. Kendaraan itu membawa rombongan usai perjalanan dari Surabaya untuk mengantar siswi pelajar menjalani kontrol kesehatan.


Saat melintas di jalur Gumitir, arus lalu lintas sebelumnya dilaporkan dalam kondisi aman meski sempat diberlakukan sistem buka tutup akibat kendaraan mogok di sekitar kawasan TVRI.


Setibanya di lokasi kejadian, sebuah truk Fuso yang datang dari arah Banyuwangi menuju Jember diduga berbelok ke kanan saat melintasi puncak jalur. Diduga sopir kurang mengambil haluan ke kiri sehingga bagian belakang truk menyenggol bemper kanan mobil.


Benturan cukup keras menyebabkan mobil mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Di antaranya pangkon radiator, as roda depan kanan, pangkon mesin kanan, hingga komponen kaki-kaki kendaraan.


Ketua Relawan Gumitir, Wiji Hariyanto, mengatakan insiden tersebut langsung ditangani petugas di lapangan agar tidak memicu kemacetan panjang di jalur penghubung Banyuwangi-Jember itu.


"Begitu kejadian, kami bersama petugas segera membantu pengamanan arus lalu lintas supaya kendaraan lain tetap bisa melintas dan tidak terjadi penumpukan," kata Wiji.


Menurutnya, jalur Gumitir memang membutuhkan kewaspadaan tinggi, terutama di area tikungan dan tanjakan menurun yang memiliki ruang manuver terbatas.


"Kami mengimbau seluruh pengendara, khususnya kendaraan besar, agar ekstra hati-hati saat melintas di puncak Gumitir karena jalurnya sempit dan rawan gesekan antar kendaraan," ujarnya.


Saat ini, sopir truk Fuso beserta kendaraannya telah diamankan jajaran Polsek Sempolan untuk proses lebih lanjut. Polisi juga memediasi kedua belah pihak terkait penyelesaian insiden tersebut.


Akibat kecelakaan ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta hingga Rp 60 juta. Arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat, namun kembali normal setelah kendaraan dievakuasi. (ep)