Terbaring Lemah di Gubuk Sawah, ODGJ di Srono Dievakuasi Usai Dilaporkan Warga

1ayuiav.jpg Kepolisian dan Tim Medis Evakuasi ODGJ yang Memprihatinkan ke RSUD Genteng (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO,ID, BANYUWANGI – Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di sebuah gubuk persawahan di Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Tanpa penanganan selama beberapa hari, pria tersebut akhirnya dievakuasi setelah adanya laporan warga.


Informasi yang dihimpun, pria tersebut sudah berada di lokasi sejak Kamis (16/04/2026) malam lalu. Ia ditemukan dalam kondisi lemah, tergeletak tanpa daya di dalam gubuk sederhana di tengah area persawahan.


Kondisinya yang kian memburuk memicu keprihatinan warga sekitar. Salah satu warga kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui pesan langsung (DM) ke akun Instagram resmi Polsek Srono.


Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polsek Srono bersama Satpol PP dan perangkat desa langsung mendatangi lokasi pada Sabtu (18/4/2026) malam.


Kapolsek Srono, AKP Sutarkam, mengatakan saat ditemukan, kondisi pria tersebut memang membutuhkan penanganan medis segera.


“Yang bersangkutan ditemukan dalam kondisi sakit dan sangat lemah. Kami langsung melakukan evakuasi agar segera mendapatkan perawatan,” ujarnya.


Tanpa menunggu lama, korban kemudian dibawa ke RSUD Genteng untuk mendapatkan penanganan medis intensif.


Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, menegaskan bahwa penanganan terhadap kelompok rentan seperti ODGJ menjadi bagian penting dalam pelayanan kemanusiaan.


“Setiap warga berhak mendapatkan perlindungan dan penanganan yang layak, termasuk mereka yang mengalami gangguan kejiwaan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab bersama,” tegasnya.


Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang cepat melaporkan kondisi tersebut, sehingga korban dapat segera tertangani.


“Peran masyarakat sangat penting. Laporan sekecil apa pun bisa menyelamatkan nyawa,” tambahnya.


Saat ini, pria tersebut masih menjalani perawatan di RSU Genteng. Setelah kondisi kesehatannya membaik, penanganan lanjutan akan dilakukan oleh Dinas Sosial, termasuk penelusuran identitas dan kemungkinan pemulangan kepada keluarga.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama, terutama kelompok rentan, sangat dibutuhkan agar tidak ada lagi warga yang terabaikan di tengah keterbatasan kondisi. (ep)