Terpeleset di Puncak Ijen, Wisatawan Asal Bogor Dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi

1rtyv_h.jpg Wisatawan Asal Bogor saat Dievakuasi Usai Terpeleset di Puncak Ijen Banyuwangi (Foto: Polsek Licin/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Nasib nahas menimpa seorang wisatawan sekaligus pemudik asal Bogor, Jawa Barat, saat menikmati libur Lebaran di Kawah Ijen, Banyuwangi. Korban mengalami cedera pada bagian kaki usai terpeleset di jalur pendakian dan harus dievakuasi petugas kepolisian menuju rumah sakit, Rabu (25/03/2026).


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di jalur puncak Kawah Ijen, tepatnya di persimpangan menuju arah blue fire dan jalur atas menuju titik sunrise. Saat itu, korban bersama keluarganya tengah dalam perjalanan turun usai melakukan pendakian.


Kapolsek Licin, AKP Karyadi, mengatakan korban diduga terpeleset akibat kondisi jalur yang cukup licin dan padat oleh wisatawan.


“Korban terpeleset saat berjalan turun di jalur yang memang cukup rawan, apalagi saat pagi hari kondisi tanah berpasir dan batuan menjadi licin karena embun,” ujar AKP Karyadi.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami cedera pada bagian pergelangan kaki kanan hingga tidak mampu melanjutkan perjalanan secara mandiri.


“Korban mengalami cedera di bagian engkel kanan, sehingga tidak bisa berjalan dan harus segera mendapatkan pertolongan,” jelasnya.


Mengetahui adanya laporan tersebut, petugas yang berjaga di Pos Pengamanan Paltuding langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.


“Kami menerima laporan dari keluarga korban dan pengunjung lain, kemudian anggota yang berjaga langsung menuju titik lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ungkap Karyadi.


Proses evakuasi dilakukan menggunakan troli kayu yang biasa digunakan oleh penambang maupun jasa angkut wisatawan di kawasan tersebut. Cara ini dipilih mengingat medan yang curam dan tidak memungkinkan evakuasi menggunakan kendaraan.


“Evakuasi dilakukan menggunakan troli karena medan cukup ekstrem. Ini menjadi cara paling efektif untuk menurunkan korban dari puncak menuju Paltuding,” terangnya.


Karyadi menambahkan, proses evakuasi berjalan cukup cepat berkat bantuan warga sekitar dan petugas di lapangan.


“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar, berkat kerja sama antara petugas dan masyarakat sekitar yang turut membantu,” katanya.


Setelah berhasil dievakuasi hingga ke Paltuding, korban langsung mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit.


“Sesampainya di bawah, korban langsung kami bawa menggunakan ambulans ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” tegasnya.


Lebih lanjut, Karyadi mengimbau para wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan Kawah Ijen, terutama saat kondisi jalur ramai dan licin.


“Kami mengimbau pengunjung untuk selalu berhati-hati, menggunakan alas kaki yang sesuai, serta tidak memaksakan diri jika kondisi fisik tidak memungkinkan,” pesannya.


Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan di titik-titik rawan yang sering dilalui wisatawan.


“Di beberapa titik jalur memang cukup rawan, terutama di persimpangan dan jalur menurun. Kami harap wisatawan bisa lebih waspada demi keselamatan bersama,” pungkas Karyadi.


Diketahui, korban bernama Ruri Purwandani (42), seorang PNS asal Bogor Timur, Kota Bogor. Hingga saat ini, korban dilaporkan dalam kondisi stabil dan masih menjalani perawatan di RSUD Blambangan akibat cedera yang dialaminya. (ep)