Jasad Bayi saat Ditangani Tim Medis Puskesmas Wonosobo (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Niat hati hendak bersilaturahmi Lebaran, dua warga Dusun Sumbergroto, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, justru dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki di aliran sungai Rejoagung-Bagorejo, Senin (23/03/2026). Jasad bayi malang itu ditemukan mengapung di bawah bendungan (dam) sungai dalam kondisi terbungkus plastik warna ungu.
Kapolsek Srono AKP Sutarkam, membenarkan adanya laporan temuan jasad bayi tersebut yang masuk ke pihaknya sekira pukul 11.10 WIB.
“Benar, kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat bayi di sungai Dusun Sumbergroto. Anggota langsung kami terjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan TKP dan evakuasi,” ujar AKP Sutarkam.
Sutarkam menjelaskan, saksi mata bernama Najib dan Hasan Abdilah awalnya sedang berjalan kaki menyusuri pinggir sungai usai berkunjung dari rumah kerabat. Saat melintasi dam sungai, pandangan mereka tertuju pada benda mencurigakan yang terapung di air.
"Saksi ini sedang jalan kaki mau lanjut silaturahmi. Saat lewat di atas dam, mereka melihat benda seperti boneka yang terbungkus plastik ungu dalam posisi terapung. Karena penasaran dan merasa bentuknya sangat mirip bayi, mereka berinisiatif turun ke sungai," urai Sutarkam.
Rasa penasaran itu berubah menjadi kaget luar biasa saat benda tersebut diangkat ke tepian. "Begitu diangkat ke atas, ternyata benar itu adalah jasad seorang bayi laki-laki. Kondisinya sudah meninggal dunia," imbuhnya.
Pasca penemuan tersebut, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Wonosobo untuk pemeriksaan medis awal. Sutarkam menegaskan bahwa pihaknya kini tengah bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri.
"Kami sudah mengamankan barang bukti berupa plastik warna ungu yang digunakan membungkus jasad bayi. Saat ini kami sedang mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian," tegas Sutarkam.
Lebih lanjut, Sutarkam menyatakan bahwa Unit Reskrim Polsek Srono akan menelusuri data ibu hamil di sekitar wilayah Desa Rejoagung maupun desa tetangga.
"Kami berkoordinasi dengan bidan desa dan pihak puskesmas untuk mendata ibu hamil atau yang baru saja melahirkan dalam waktu dekat ini. Kami berkomitmen mengusut tuntas siapa pelaku di balik kejadian memilukan ini," pungkasnya. (ep)

