
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Seorang bayi laki-laki berumur dua hari ditemukan di dusun Sidomulyo, desa Sumberberas, Muncar pada Minggu (07/01/2024) sekira pukul 17:30 WIB. Penemuan bayi ini mengejutkan warga setempat setelah suara tangisan bayi terdengar di depan rumah salah satu warga.
Kanitreskrim Polsek Muncar Ocky Heru Prasetyo membenarkan peristiwa penemuan bayi tersebut.
"Awalnya kami mendapatkan laporan dari warga tentang penemuan bayi di Sumberberas, kami segera mengirimkan petugas untuk mengecek langsung ke TKP", kata Ocky.
Berdasarkan laporan dari saksi, saat itu saksi sedang menunggu toko, kemudian tiba-tiba mendengar ada suara bayi dari arah depan tokonya, lalu dia mendatangi sumber suara dan menemukan sebuah kardus dalam keadaan tertutup.
Saksi terkejut saat membuka kardus tersebut, ia melihat bayi laki-laki dalam keadaan menangis. Saksi langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Muncar.
Bayi diduga sengaja diletakkan di depan rumah warga, hal ini dimaksudkan agar mudah ditemukan oleh warga setempat serta ditemukan pula sebuah surat bertuliskan pesan bagi yang menemukan sang bayi.
"Ditemukan secarik kertas bertuliskan tangan yang berisi pesan dari orang tua bayi, seperti menjelaskan niat mereka untuk menitipkan sang bayi kepada warga yang menemukan, alasannya karena masalah ekonomi", terang Ocky Heru Prasetyo.
"Nama bayi Alexsandro Eltama Dhanvian, seperti tertulis dalam surat", imbuhnya.
Dalam secarik kertas itu juga tertulis bahwa si bayi lahir pada tanggal 5 Januari 2024. Artinya, saat ditemukan bayi baru berumur dua hari.
Saksi kejadian, yang sedang menjaga warung, mendengar suara bayi menangis dan segera mendekati sumber suara. Saat membuka sebuah kotak yang terletak di depan rumahnya, ia terkejut melihat seorang bayi laki-laki yang tampak sehat dan hanya berumur dua hari.
Pihak kepolisian bersama warga dan perangkat desa Sumberberas segera mengevakuasi dan memberikan pertolongan medis kepada bayi tersebut dengan membawa ke Puskesmas Sumberberas lalu merujuk ke RSUD Banyuwangi.
Kemudian beberapa personil petugas melakukan penyelidikan untuk mencari tahu informasi identitas orang tua bayi.
"Kita juga berkoordinasi dengan Dinsos Banyuwangi dan Resmob Satreskrim untuk lidik dan mengidentifikasi pelaku," pungkasnya. (es)