Rumah Warga di Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Sempu, Banyuwangi Kebobolan Maling (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Rasa aman yang dirasakan keluarga Yuli Ayu Ningrum selama puluhan tahun terusik. Rumahnya yang berlokasi di Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, baru saja dibobol maling pada Senin (06/04/2026) dini hari.
Sejumlah alat pertanian raib digondol pelaku, mulai dari mesin potong rumput, tangki elektrik, hingga mesin diesel air. Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian materil mencapai hampir Rp 3 juta.
Yuli Ayu Ningrum menceritakan, aksi pencurian tersebut diperkirakan terjadi antara tengah malam hingga menjelang subuh. Hilangnya barang-barang berharga itu baru disadari oleh ibunya sekitar pukul 04.00 WIB.
"Ibu saya bangun sekitar jam empat subuh karena mau ke kebun. Pas lihat alat-alat sudah tidak ada, langsung tanya ke saya buat cek CCTV yang posisinya di teras rumah," ujar Yuli saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).
Meski telah mengecek rekaman kamera pengawas, sosok pelaku tidak tertangkap kamera. Diduga kuat, pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang tersebut masuk melalui akses belakang rumah.
"Saya cek dari tengah malam sampai pagi tidak terlihat di CCTV teras. Kemungkinan pelaku lewat belakang karena akses masuk pintunya hanya dari anyaman bambu (gedek). Pelaku juga sepertinya tidak sendiri karena barang yang diambil lumayan banyak dan berat," imbuhnya.
Menariknya, meski mengalami kerugian jutaan rupiah, pihak keluarga memilih untuk tidak melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Hal ini didasari pertimbangan teknis dan minimnya bukti petunjuk di lokasi kejadian.
"Enggak lapor, karena posisi rumah di pojok dan akses masuknya gampang. Kalaupun lapor juga kasihan polisinya kalau olah TKP, saksi-saksi juga tidak ada. Jadi ya sudah, *mboten nopo-nopo* (tidak apa-apa), diikhlaskan saja," ungkap Yuli.
Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi sang ibu, mengingat selama hampir setengah abad tinggal di lokasi tersebut, baru kali ini mereka mengalami musibah pencurian.
"Kata ibu saya, baru kali ini selama tinggal di sini hampir 50 tahun kami kehilangan barang. Ini jadi pengingat buat warga lain untuk lebih berhati-hati menaruh barang-barang yang sekiranya berharga di rumah," pungkasnya.
Meski telah diikhlaskan, peristiwa ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga Dusun Darungan dan sekitarnya, terutama dalam menjaga keamanan lingkungan dan gudang penyimpanan alat-alat pertanian pada jam-jam rawan. (ep)

