Polisi Selidiki Aksi Pecah Kaca Mobil di Banyuwangi, Uang Rp 300 Juta Raib

1ui.jpg Polisi Lakukan Olah TKP dan Tangkapan Layar Rekaman CCTV (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Satreskrim Polresta Banyuwangi masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di Banyuwangi Senin (18/05/2026) siang. Dalam kejadian tersebut, uang tunai senilai Rp 300 juta milik korban raib digondol pelaku.


Peristiwa itu terjadi di kawasan Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi dan sempat terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.


Dalam rekaman CCTV, terlihat mobil SUV hitam milik korban berhenti di depan sebuah warung makan. Tak lama kemudian korban bersama rekannya turun dari kendaraan untuk membeli makanan.


Di saat bersamaan, dua pria yang datang menggunakan sepeda motor putih tampak mondar-mandir di sekitar lokasi sambil memantau situasi. Setelah memastikan kondisi aman, salah satu pelaku turun dari motor dan langsung memecahkan kaca mobil bagian belakang.


Sementara rekannya tetap berada di atas sepeda motor untuk berjaga dan bersiap melarikan diri. Pelaku kemudian mengambil tas ransel dari dalam kendaraan sebelum akhirnya kabur dari lokasi kejadian.


Alarm mobil sempat berbunyi keras dan membuat warga sekitar terkejut. Namun kedua pelaku berhasil melarikan diri sambil membawa tas yang diduga berisi uang tunai Rp 300 juta.


Korban berinisial FS, warga Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, terlihat syok dan menangis saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi.


Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan sesaat setelah menerima laporan korban.


“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi dan mengamankan rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi,” ujar Kompol Lanang Teguh Pambudi.


Polisi menduga korban telah dibuntuti sejak mengambil uang dalam jumlah besar dari salah satu bank di Banyuwangi. Dugaan tersebut kini masih didalami oleh penyidik.


“Kami menduga ada kemungkinan korban sudah diikuti sebelumnya. Saat ini masih kami dalami mulai dari titik korban mengambil uang hingga lokasi kejadian,” jelasnya.


Selain mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar TKP, polisi juga melakukan penelusuran terhadap ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan saat beraksi.


“Tim sedang melakukan identifikasi terhadap dua pelaku yang terekam CCTV. Kami juga sedang menelusuri jalur pelarian dan kendaraan yang dipakai pelaku,” tambah Kompol Lanang.


Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa uang dalam jumlah besar dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.


“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama setelah mengambil uang dalam jumlah besar dari bank. Jangan meninggalkan barang berharga di dalam mobil karena bisa memancing tindak kriminal,” tegasnya.


Hingga kini, Satreskrim Polresta Banyuwangi masih memburu dua terduga pelaku dan mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan spesialis pencurian pecah kaca kendaraan. (ep)