Petugas Damkarmat Tangani Cincin Lamaran Seorang Pria yang Tersangkut di Jari (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Momen manis berubah jadi kepanikan di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Kamis (27/11/2025) malam. Seorang pemuda yang hendak mencoba cincin lamarannya justru mengalami insiden tak terduga.
Cincin itu tersangkut di jari manis dan tak bisa dilepas di jari pria bernama Feri Prasetyo (23). Jari membengkak, memuat Feri panik, keluarga ikut sibuk, hingga akhirnya Damkarmat harus turun tangan.
Peristiwa ini terjadi pukul 13.00 WIB. Tanpa pikir panjang, ia menghubungi Humas Damkarmat Banyuwangi karena melihat kondisi pemuda yang terus kesakitan.
“Korban ini katanya lagi nyiapin lamaran. Dia coba cincin, tapi terlalu kecil. Begitu masuk, langsung nyangkut dan jari membesar,” ungkap Irfan Muklisin, Anggota Damkarmat Sektor Genteng.
Hanya berselang dua menit setelah laporan, regu Damkarmat langsung meluncur ke lokasi. Mereka tiba pukul 13.05 WIB membawa perlengkapan lengkap mulai sarung tangan, hingga alat pemotong cincin yang biasa digunakan dalam penanganan darurat.
Situasi di rumah korban sedikit tegang. Jari korban tampak kemerahan dan terus membengkak. Setiap sentuhan membuatnya meringis.
Petugas pun bergerak cepat namun superhati-hati. Kesalahan kecil saja bisa membuat jari terluka.
“Yang penting jangan panik. Kita fokus pada jari korban. Pelan-pelan kita bebaskan cincinnya,” kata Irfan.
Setelah beberapa menit proses pemotongan yang penuh konsentrasi, cincin itu akhirnya berhasil dilepas tepat pukul 13.20 WIB. Wajah korban seketika berubah lega.
Cincin yang berhasil dilepas diamankan sementara oleh Pos Damkarmat Sektor Genteng.
Irfan mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan mengenakan cincin yang ukurannya tidak pas, apalagi saat jari sedikit bengkak atau lembap.
“Kalau cincin sempit jangan dipaksa. Banyak kejadian seperti ini. Bisa bahaya karena menghambat aliran darah,” ujarnya.
Penanganan ini tidak hanya dilakukan oleh petugas Damkarmat Sektor Genteng, tetapi juga dibantu relawan Redkar. Tidak ada kerusakan jaringan serius pada jari pemuda tersebut. (ep)

