Diduga Tersengat Trafo Listrik, Kukang Jawa di Genteng Banyuwangi Ditemukan Lemas dan Berbau Terbakar

1uyyi.jpg Kukang Jawa saat Ditemukan Lemas Diduga Usai Tersengat Listrik (Foto: Warganet/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Seekor satwa yang diduga kukang jawa ditemukan dalam kondisi lemas dan memprihatinkan di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Satwa tersebut diduga tersengat listrik dari trafo hingga mengalami luka bakar.


Kepala Dusun Cangaan, Suhadak, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Warga sempat mendengar suara letusan yang diduga berasal dari trafo listrik. Tak lama setelah suara tersebut terdengar, aliran listrik di kampung mendadak padam.


“Warga mendengar suara letusan dari arah trafo listrik. Seketika itu listrik di kampung padam dan hampir dua jam baru kembali menyala,” kata Suhadak saat dikonfirmasi.


Di tengah situasi tersebut, salah seorang warga yang rumahnya berada dekat lokasi menemukan seekor hewan dalam kondisi lemas. Awalnya, warga mengaku heran dengan keberadaan satwa tersebut hingga sempat mengira sebagai hewan aneh.


Namun, setelah didekati, hewan itu terlihat memiliki ukuran kira-kira sepanjang lengan orang dewasa. Tubuhnya diperkirakan memiliki panjang sekitar 20 sentimeter dengan berat kurang lebih satu kilogram.


“Awalnya warga sempat mengira hewan itu aneh, bahkan ada yang mengira hewan jadi-jadian. Tetapi setelah didekati, ternyata satwa tersebut sudah lemas dan tercium bau seperti terbakar,” ujar Suhadak.


Melihat kondisinya yang memprihatinkan, warga kemudian meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) untuk mengevakuasi satwa tersebut.


Koordinator Damkarmat, Sutikno, membenarkan pihaknya menerima laporan dari warga terkait temuan satwa tersebut. Petugas kemudian menindaklanjuti laporan dengan mengevakuasinya ke markas komando (Mako) Damkarmat.


“Kami mendapat laporan dari warga dan langsung menindaklanjutinya dengan membawa satwa tersebut ke Mako,” kata Sutikno.


Menurutnya, saat dievakuasi, kondisi satwa tersebut masih lemas dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Petugas berupaya berkoordinasi dengan dokter hewan untuk menentukan langkah perawatan yang tepat.


“Kondisinya lemas dan memprihatinkan. Kami mencoba berkoordinasi dengan dokter hewan terkait penanganan selanjutnya, termasuk meminta obat agar satwa ini bisa segera pulih dari luka bakar yang diduga dialaminya,” jelasnya.


Hingga kini, satwa tersebut masih memerlukan penanganan lebih lanjut. Identifikasi untuk memastikan jenis satwa serta pemeriksaan kondisi luka juga diperlukan guna menentukan langkah penyelamatan yang tepat. (ep)