Bayi yang Ditemukan di Kalibaru Banyuwangi Diserahkan ke Nenek, Belum Diberi Nama

1AAIYU.jpg Bayi yang Dirawat di RSUD Genteng Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Bayi laki-laki yang sebelumnya ditemukan di Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, kini diserahkan kepada pihak keluarga pada Rabu (14/10/2026). Penyerahan dilakukan kepada nenek bayi yang merupakan keluarga dari ibu bayi yang tengah tersangkut kasus hukum.


Bayi tersebut diserahkan dengan pendampingan tim Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB), dokter yang merawat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kalibaru, serta Kepala Desa Banyuanyar, Illa Syilviana.


Camat Kalibaru M Luqman mengatakan, penyerahan bayi dilakukan setelah pihak kecamatan bersama kepala desa berkoordinasi dan bermusyawarah dengan keluarga terkait pengasuhan bayi tersebut.


"Hari ini kami mendampingi penyerahan bayi kepada keluarga dari orang tua bayi yang sedang tersangkut kasus hukum," kata Luqman.


Menurutnya, musyawarah dilakukan untuk memastikan siapa yang akan merawat bayi setelah kondisinya dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.


"Sebelumnya kami bersama Bu Kepala Desa bermusyawarah dengan pihak keluarga soal nasib bayi ini. Kita tahu orang tua bayi masih tersangkut kasus hukum. Sementara, yang berhak merawat adalah orang tuanya, merujuk apa yang disampaikan pihak Dinsos," terangnya.


Luqman menyebut, keluarga memberikan respons positif setelah mendapat penjelasan mengenai kondisi bayi dan rencana pengasuhannya. Akhirnya, disepakati bayi diserahkan kepada neneknya dengan didampingi kerabat keluarga.


"Alhamdulillah, keluarga segera merespons. Makanya, kami sepakat bayi diserahkan kepada nenek dengan didampingi kerabatnya juga," imbuhnya.


Untuk memastikan tumbuh kembang bayi tetap terpantau, pengawasan selanjutnya akan melibatkan pemerintah desa dan petugas kesehatan dari puskesmas. Kepala Desa Banyuanyar Illa Syilviana juga diketahui memiliki latar belakang sebagai bidan.


"Untuk pengawasan ke depan akan kami serahkan kepada Bu Kades dan tim kesehatan dari puskesmas. Kebetulan Bu Kepala Desa ini juga bidan, jadi tidak ada kekhawatiran lagi ke depan menyoal asupan nutrisi maupun kesehatan bayi," jelas Luqman.


Sebelum meninggalkan rumah sakit, nenek bayi juga telah mendapat arahan dari dokter RSUD Genteng mengenai tata cara merawat bayi dengan baik. Keluarga diminta memastikan kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.


"Tadi yang merawat, yakni nenek bayi, juga sudah diberikan arahan oleh dokter RSUD Genteng soal bagaimana merawat bayi yang baik dan tetap harus melakukan kontrol ke Puskesmas Kalibaru Kulon," tambahnya.


Hingga penyerahan dilakukan, bayi tersebut belum diberi nama. Penamaan bayi selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga saat setelah selesai menjalani perawatan di RSUD Genteng, Banyuwangi. (ep)