KH. Ali Makki Zaini atau Gus Makki (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – KH. Ali Makki Zaini atau yang akrab disapa Gus Makki memastikan tidak akan mencalonkan diri kembali dalam Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi yang akan digelar Rabu (7/1/2026) di Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung.
Gus Makki menegaskan, dirinya telah menyelesaikan amanah sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi pada periode sebelumnya dan memilih untuk tidak kembali maju dalam kontestasi kepemimpinan NU di tingkat cabang.
“Kalau ada yang menanyakan apakah saya akan maju lagi, bagi saya sudah selesai. Saya pastikan tidak mencalonkan diri baik sebagai Rais Syuriah maupun Ketua Tanfidziyah,” kata Gus Makki kepada wartawan, Selasa (06/01/2026).
Ia mengaku sempat dihubungi sejumlah kolega yang memintanya untuk kembali maju. Namun menurut Gus Makki, saat ini bukan lagi masanya untuk kembali memimpin PCNU Banyuwangi.
“Saya memilih mendukung penuh proses pemilihan yang akan berlangsung. Kalau dibutuhkan membantu PCNU, saya siap. Disuruh ngantar surat pun saya siap, tapi bukan dalam kapasitas sebagai ketua,” tegasnya.
Gus Makki juga menekankan pentingnya Konfercab PCNU sebagai forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan dan masa depan NU di Banyuwangi. Ia berharap konferensi kali ini berjalan bermartabat, elegan, dan demokratis.
“Konferensi ini harus menjadi solusi bagi NU Banyuwangi. Kita berharap dari forum ini lahir pemimpin yang dipahami, disepakati, dan mampu menjawab kebutuhan PCNU ke depan,” ujarnya.
Menyoal dinamika internal, termasuk perubahan mekanisme pemegang hak suara dari tingkat ranting ke Majelis Wakil Cabang (MWC), Gus Makki memilih menyerahkan sepenuhnya kepada regulasi organisasi dan panitia Konfercab.
“Terkait hak suara dan dinamika yang ada, itu dikembalikan ke aturan NU dan panitia. Namun saya tetap mengimbau MWC NU untuk hadir. Mengangkat pemimpin dalam satu komunitas itu hukumnya fardhu kifayah,” jelasnya.
Ia menambahkan, beban pengangkatan kepemimpinan NU berada di pundak MWC NU yang merupakan representasi warga Nahdliyin di tingkat bawah. Karena itu, kehadiran MWC NU dalam Konfercab menjadi sebuah kewajiban organisasi.
Gus Makki berharap dinamika dan polemik yang terjadi di tubuh PCNU Banyuwangi dalam dua tahun terakhir dapat segera diakhiri melalui Konfercab ini.
“Pintunya adalah konferensi besok. Saya semangat sekali mendukung kepengurusan PCNU yang terpilih nanti. Datang dengan semangat dan pulang dengan bahagia,” pungkasnya.
Konferensi PCNU Banyuwangi dijadwalkan digelar Rabu (07/01/2026) besok di UIMSYA Blokagung dan akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan NU Banyuwangi ke depan. (ep)

