Polisi Mendatangi TKP Seorang Ibu Diduga Meninggal Gantung Diri (Foto: Polsek Songgon/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Warga Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, digemparkan oleh penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia akibat gantung diri di dalam rumahnya, Jumat (28/11/2025) pagi. Diduga wanita paruh baya ini mengalami depresi usai ditingal pergi sang sumi
Korban adalah SA (55), eorang pedagang pakaian di Pasar Songgon. Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh anaknya, saat datang mengantar sarapan sekitar pukul 08.30 WIB.
"Ketika tiba di rumah, anak korban menemukan pintu dalam keadaan terbuka. Ia masuk dan langsung terkejut melihat ibunya sudah tak bernyawa dalam posisi tergantung di kusen pintu kamar," kata Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono.
Anak koban, lanjut Pudji, spontan memotong tali dan meminta bantuan pamannya untuk membawa korban ke klinik terdekat .Namun setibanya di klinik pukul 09.00 WIB, dokter menyatakan korban sudah meninggal.
"Pemeriksaan medis luar menunjukkan adanya bekas jeratan tali pada leher korban, tanpa tanda kekerasan lain," tambah Pudji.
“Saat kami tiba di lokasi, korban sudah dibawa ke klinik oleh pihak keluarga. Dari pemeriksaan petugas medis dan olah TKP, tidak ditemukan tanda kekerasan. Indikasinya murni bunuh diri,” lanjut dia.
Pudji menambahkan, korban diduga mengalami tekanan mental beberapa waktu terakhir. “Keterangan keluarga menyebutkan korban sedang mengalami depresi setelah ditinggal suaminya meninggal dan usaha dagangannya sedang sepi. Ini menjadi faktor yang memperberat kondisi psikologisnya,” jelasnya.
Keluarga menyatakan menerima musibah ini dan menolak dilakukan autopsi, serta membuat surat pernyataan resmi kepada kepolisian. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman. (ep)

