Petugas Lakukan Pemeliharaan Infrastruktur Irigasi dengan Dibersihkan dan Dicat (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Dinas PU Pengairan Banyuwangi melakukan pemeliharaan infrastruktur irigasi di wilayah Kejuron Cluring BCL 3, tepatnya di Dusun Petahunan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.
Pemeliharaan dilakukan dengan mengecat ulang bagian pintu air pada Selasa (22/9/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kondisi pintu air agar tetap berfungsi optimal dalam mendukung pengaturan aliran irigasi.
Koordinator Sumber Daya Air (KorSDA) Cluring Nurhalim mengatakan, pengecatan merupakan bagian dari pemeliharaan pintu air. Permukaan pintu air diberikan lapisan cat bronze atau silver untuk melindungi material dari paparan yang dapat memicu korosi.
"Pemeliharaan pintu air dengan mengecat dengan cat bronze atau silver untuk menjaga pintu air atau memberikan perlindungan agar tidak menyebabkan korosi atau karatan," kata Nurhalim.

Menurut Nurhalim, perawatan secara berkala diperlukan untuk menjaga kondisi infrastruktur irigasi. Pintu air yang terawat diharapkan dapat terus mendukung kelancaran pengaturan dan distribusi air.
Ia menjelaskan, pengecatan tidak hanya berkaitan dengan tampilan fisik pintu air. Lapisan pelindung tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperpanjang usia penggunaan konstruksi pintu air.
Pemeliharaan dilakukan pada bagian pintu air yang berada di wilayah Kejuron Cluring BCL 3. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu bagian dari sistem pengairan yang perlu dijaga kondisinya.
Nurhalim menambahkan, pemeliharaan infrastruktur pengairan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kerusakan pada pintu air dapat diminimalkan. Dengan kondisi pintu yang terawat, fungsi pengaturan air dapat berjalan dengan baik.
"Jadi ini bagian dari pemeliharaan. Kita berupaya menjaga kondisi pintu air supaya tetap baik dan tidak mudah mengalami karat atau korosi," ujarnya.
Ia berharap perawatan rutin dapat membuat infrastruktur pengairan tetap memiliki fungsi yang optimal dalam menunjang kebutuhan irigasi di wilayah tersebut.
"Harapannya pintu air tetap terjaga dan bisa digunakan dengan baik untuk mendukung pengaturan air di wilayah ini," pungkasnya. (ep)

