Cucu Diduga Main Korek Api, Rumah Lansia di Muncar Banyuwangi Ludes Terbakar

1atayu.jpg Kondisi Rumah Katiman di Desa Tapanrejo, Kec. Muncar Usai Kebakaran (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sebuah rumah milik Katiman (69), warga Dusun Krajan, Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, terbakar pada Sabtu (07/11/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu cucunya yang bermain korek api seorang diri di dalam kamar. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 150 juta.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi Edy Supriyono mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Api pertama kali diketahui pemilik rumah yang melihat kobaran mulai muncul dari bagian atap kamar cucunya.


"Berdasarkan keterangan yang kami himpun di lokasi, pemilik rumah awalnya melihat api muncul dari bagian atap kamar. Saat itu, cucunya diduga sedang bermain korek api seorang diri di dalam kamar," kata Edy.


Mengetahui adanya kobaran api, Katiman langsung berteriak meminta pertolongan kepada anggota keluarga lainnya. Mereka bergegas menyelamatkan sang cucu dan keluar dari rumah. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut turut berdatangan untuk membantu.


"Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri dengan peralatan seadanya. Namun, api terus membesar sehingga warga kemudian menghubungi layanan Damkarmat untuk meminta bantuan," jelasnya.


Berdasarkan investigasi awal, sumber api diduga berasal dari kamar tengah. Api yang menyambar kasur kemudian membesar dan merambat ke bagian plafon rumah yang terbuat dari anyaman bambu.


"Material plafon dari anyaman bambu membuat api mudah menjalar. Dari kamar tengah, kobaran kemudian merambat hingga ke bagian depan rumah," ungkap Edy.


Petugas berjibaku melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.55 WIB. Meski api telah padam, petugas masih melakukan penanganan dan memastikan kondisi lokasi aman hingga pekerjaan selesai pukul 16.15 WIB.


"Kami tidak langsung meninggalkan lokasi setelah api padam. Petugas tetap melakukan penanganan lanjutan dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala," ujarnya.


Akibat kebakaran tersebut, bangunan rumah dengan area terdampak sekitar 14 x 6 meter mengalami kerusakan. Sejumlah barang di dalam rumah, seperti perabotan, televisi, kulkas, dokumen, dan barang lainnya turut terbakar.


"Untuk kerugian materiil sementara ditaksir sekitar Rp 150 juta. Kerusakan meliputi bangunan rumah beserta sejumlah perabotan dan barang berharga milik keluarga," kata Edy.


Meski demikian, sejumlah aset berhasil diselamatkan. Di antaranya bangunan dapur serta empat sepeda motor, yakni Honda Vario 150, Honda Supra 125, dan dua Honda Scoopy. Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp 95 juta.


"Alhamdulillah, masih ada aset yang bisa diselamatkan. Bangunan dapur dan empat unit sepeda motor berhasil diamankan sehingga tidak ikut terbakar," tambahnya.


Edy memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Empat orang penghuni rumah berhasil dievakuasi sebelum api semakin membesar.


"Keselamatan penghuni menjadi hal paling utama. Kami bersyukur empat orang yang berada di rumah berhasil keluar dan tidak ada korban jiwa maupun luka," tegasnya. (ep)