Pemeriksaan Awal Kerangka di RSUD Blambangan (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Hasil pemeriksaan awal terhadap kerangka manusia yang ditemukan di Pantai Mustika, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, mulai mengungkap sejumlah petunjuk. Kerangka tanpa kepala dan lengan itu diperkirakan telah meninggal lebih dari enam bulan.
"Hasil pemeriksaan awal diperkirakan telah meninggal lebih dari enam bulan bahkan kemungkinan mencapai satu tahun," kata Kanit Reskrim Polsek Pesanggaran, Aiptu Heru Prasetyo, Jumat (16/10/2026).
Heru Prasetyo menyampaikan pihaknya telah berkomunikasi terkait pemeriksaan kerangka yang telah dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi pada Rabu (14/10/2026) malam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kerangka tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Bagian kepala dan kedua lengan tidak ditemukan saat proses penanganan.
Ditambah lagi, kata dia, kerangka tersebut diperkirakan jasad laki-laki dewasa.
“Kerangka tersebut diperkirakan merupakan manusia berjenis kelamin laki-laki dewasa. Kondisinya sudah berupa kerangka, tanpa kepala dan lengan,” jelasnya.
Perkiraan waktu kematian juga menunjukkan bahwa jasad tersebut telah berada dalam kondisi demikian selama berbulan-bulan.
"Namun, identitas korban belum diketahui dan masih memerlukan pemeriksaan serta proses identifikasi lebih lanjut," tambah Heru.
Sebelumnya, kerangka tersebut ditemukan di kawasan pesisir Pantai Mustika pada Rabu (14/10/2026) malam. Laporan penemuan diterima petugas sekitar pukul 19.30 WIB.
Petugas Polsek Pesanggaran yang mendatangi lokasi mendapati kerangka berada sekitar lima meter di sebelah selatan bibir pantai, dengan posisi membujur dari arah barat ke timur.
Karena kondisi air laut mulai pasang dan dikhawatirkan kerangka terseret ombak, polisi bersama warga melakukan evakuasi. Kerangka kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah untuk dibawa ke RSUD Blambangan guna pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, identitas kerangka tersebut belum terungkap. Polisi masih memerlukan hasil pemeriksaan lanjutan untuk membantu mengidentifikasi korban serta menelusuri penyebab kematiannya. (ep)

