Perahu Speed Fiber Nelayan Grajagan Terbalik Dihantam Ombak (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Sebuah perahu nelayan jenis speed fiber mengalami kecelakaan laut di kawasan Plawangan Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Perahu bernama Bintang Sonar itu terbalik setelah dihantam gelombang tinggi saat hendak menuju perairan Samudra Hindia untuk mencari ikan.
Kepala Pelabuhan Grajagan, Heru Prasetyo, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, perahu itu merupakan milik Syaifudin, warga Dusun Grajagan Pantai, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo.
Saat kejadian, perahu dikemudikan oleh Fiki (25). Perjalanan melaut baru dimulai dan perahu belum memperoleh hasil tangkapan ketika insiden terjadi.
Heru menjelaskan, saat melintasi Plawangan Grajagan, perahu diterjang gelombang dengan ketinggian sekitar 2,4 meter. Hantaman ombak membuat perahu kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik di tengah laut.
"Perahu terbalik saat melintasi Plawangan Grajagan. Gelombang saat itu cukup tinggi, sekitar 2,4 meter," ujar Heru.
Beruntung, seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, aktivitas melaut sempat terganggu akibat insiden tersebut.
Peristiwa itu kembali menjadi pengingat bagi para nelayan agar lebih berhati-hati sebelum berangkat melaut, terutama ketika kondisi gelombang di perairan selatan Banyuwangi sedang tinggi.
Heru mengimbau nelayan selalu memantau informasi cuaca dan tinggi gelombang dari instansi terkait sebelum berlayar. Menurutnya, kawasan Plawangan Grajagan dikenal memiliki arus yang kuat dan gelombang yang berubah dengan cepat sehingga memerlukan kewaspadaan lebih.
"Keselamatan harus menjadi prioritas. Jika gelombang tinggi, sebaiknya menunda keberangkatan hingga kondisi laut lebih aman," pungkasnya. (ep)

