Polsek Wongsorejo Siaga 24 Jam Urai Kemacetan di Jalur Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

1bub.jpg Polisi saat Bantu Pengendara Mobil di Jalan Raya Nasional Situbondo-Banyuwangi (Foto: Polsek Wongsorejo/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Banyuwangi Utara masih diwarnai kepadatan kendaraan. Polisi pun disiagakan penuh untuk mengurai kemacetan, khususnya di jalur Pantura Situbondo–Banyuwangi, tepatnya di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.


Sejak Kamis (2/4/2026) dini hari, personel Polsek Wongsorejo sudah diterjunkan ke sejumlah titik rawan penumpukan kendaraan. Pengamanan dilakukan intensif mengingat jalur tersebut menjadi akses utama menuju Pelabuhan Ketapang. 


Berdasarkan data operasional pelabuhan per Rabu, 1 April 2026, tercatat sebanyak 37 kapal dikerahkan untuk melayani 229 trip penyeberangan dari Ketapang menuju Gilimanuk. Lonjakan penumpang pun terlihat sangat signifikan, di mana total penumpang (pejalan kaki dan dalam kendaraan) yang menyeberang ke Bali mencapai 47.961 orang.


Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan mengatakan, peningkatan volume kendaraan terjadi seiring puncak arus balik. Karena itu, pihaknya menerapkan pengaturan lalu lintas secara maksimal.


“Arus kendaraan meningkat signifikan, jadi kami siagakan anggota tanpa jeda untuk mengurai kepadatan di jalur utara Banyuwangi,” ujarnya.


Data menunjukkan bahwa kendaraan roda dua mendominasi pergerakan di Pelabuhan Ketapang dengan total 8.198 unit. Sementara itu, kendaraan roda empat atau lebih mencatatkan angka 6.434 unit, yang terdiri dari 3.669 kendaraan kecil, 577 bus, dan 2.188 truk. Total keseluruhan kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Ketapang mencapai 14.632 unit hanya dalam satu hari.


Menurut AKP Eko Darmawan, pengaturan diprioritaskan di ruas jalan utama Bangsring yang menjadi jalur vital kendaraan menuju penyeberangan ke Bali. Jika tidak dikendalikan, antrean berpotensi semakin panjang.


“Fokus kami menjaga kelancaran kendaraan yang mengarah ke Pelabuhan Ketapang agar tidak terjadi penumpukan panjang,” tambahnya.


Sebaliknya, arus dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang terpantau lebih rendah namun tetap padat. Tercatat sebanyak 4.884 kendaraan masuk ke Pulau Jawa melalui Ketapang, dengan komposisi 1.200 kendaraan roda dua dan 3.684 kendaraan roda empat ke atas.


Selain melakukan rekayasa arus, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap tertib dan tidak saling mendahului secara sembarangan. Polisi juga mengingatkan agar pengemudi menjaga jarak aman dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.


“Kami mengimbau pengendara tetap disiplin di jalan, tidak memaksakan diri mendahului, serta mengikuti instruksi petugas demi keamanan bersama,” tegasnya.


Sejauh ini, kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polsek Wongsorejo dilaporkan masih terkendali. Meski volume kendaraan sangat tinggi mencapai belasan ribu unit, arus tetap bisa bergerak dengan pengaturan intensif oleh petugas di lapangan. (ep)