Petugas Damkarmat, BPBD, TNI-Polri saat Evakuasi Korban di Desa Patoman (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Seorang pria lanjut usia berinisial MT (66), warga Dusun Patoman Timur, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, tewas setelah tercebur ke dalam sumur keluarga sedalam sekitar 12 meter, Selasa (03/02/2026).
Korban diduga terjatuh ke dalam sumur saat tengah berjemur di bawah sinar matahari. Menurut keterangan Maksum (52), adik ipar korban, almarhum memiliki kebiasaan berjemur sebagai terapi kesehatan karena menderita sakit gatal dan kondisi tubuhnya sedang kurang sehat.
“Korban memang sering berjemur. Saat itu duduk di mulut sumur. Diduga tiba-tiba pusing lalu terjatuh ke dalam sumur,” ujar Maksum.
Peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 07.00 WIB, saat salah satu anak korban mencari keberadaan ayahnya. Anak korban kaget karena tidak menemukan korban di sekitar rumah.
“Anaknya sempat mencari ke mana-mana, tapi tidak ketemu. Saat dicek di pinggir sumur, hanya ditemukan sandal milik korban,” jelas Maksum.
Kecurigaan semakin kuat setelah anak korban turun ke dalam sumur menggunakan tangga. Di dalam sumur, ia melihat peci milik korban.
“Di situ baru yakin korban tercebur ke sumur. Lalu langsung minta bantuan warga dan melapor ke perangkat desa,” tambahnya.
Laporan tersebut diteruskan ke petugas SAR. Basarnas Banyuwangi menerima informasi kejadian sekitar pukul 11.30 WIB.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Banyuwangi, Taufik Heriyadi, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi sumur yang berisi air.
“Sekitar pukul 11.30 WIB kami menerima laporan warga terkait korban tercebur ke dalam sumur. Evakuasi dilakukan menggunakan teknik lowering lifting,” kata Taufik.
Dalam proses evakuasi, satu orang rescuer diturunkan ke dalam sumur untuk mengangkat tubuh korban secara vertikal.
“Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.30 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Kendalanya, di dalam sumur terdapat air setinggi kurang lebih satu meter yang menenggelamkan tubuh korban,” jelasnya.
Setelah berhasil diangkat, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan kejadian ini diduga murni kecelakaan. (ep)

