Tragis! Tukang Ojek Padi di Genteng Meninggal Tercebur Sungai Eks PLTA Bersama Motornya

20260329_164519.jpg Petugas Gabungan Bersama Masyarakat Evakuasi Korban (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Nasib nahas menimpa pria inisial S, seorang tukang ojek padi atau *manol* asal Dusun Wadung Dollah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Ia ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke aliran sungai Kaliwadung bersama sepeda motor dan muatannya pada Minggu (29/03/2026) pagi.


Korban ditemukan di dasar aliran sungai sedalam kurang lebih empat meter, tepat di area bekas tandon PLTA yang kini sudah mangkrak.


Koordinator Damkarmat Genteng, Sutikno, mengonfirmasi bahwa insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Korban diduga kehilangan kendali saat melintasi Jembatan Talang yang berada di atas aliran sungai tersebut.


"Laporan masuk ke kami sekitar pukul 07.30 WIB. Korban sedang bekerja mengangkut padi, lalu bersama sepeda motornya terjerumus ke dalam sungai bekas PLTA itu," kata Sutikno.


Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, petugas Damkar, aparatur pemerintah desa, relawan, serta bantuan warga setempat. Pencarian sempat terkendala kedalaman sungai dan kondisi medan.


Setelah penyisiran selama beberapa jam, titik terang mulai ditemukan pada pukul 09.09 WIB. Petugas berhasil menemukan posisi sepeda motor korban di dasar sungai dan segera mengangkatnya ke daratan.


Tak lama berselang, sekitar pukul 09.23 WIB, tubuh S akhirnya ditemukan. Namun, pria yang berdomisili di RT 17 RW 04 Desa Kaligondo tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia (MD).


"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kedalaman sekitar empat meter. Tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah tak lama setelah motornya berhasil diangkat," jelas Sutikno.


Lokasi jatuhnya korban merupakan area yang dulunya digunakan sebagai instalasi PLTA, namun saat ini dalam kondisi mangkrak. Jembatan Talang yang menjadi akses warga setempat memang dikenal memiliki risiko jika tidak berhati-hati, terutama saat membawa muatan berat.


Jenazah korban kini telah dibawa ke rumah duka untuk proses pemulasaraan. Pihak kepolisian setempat masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut. (ep)