Bandara Banyuwangi Siapkan Posko Terpadu dan Puluhan Personel Sambut Angkutan Lebaran 2026

1bnjija.jpg Kesiapan Bandara Banyuwangi dalam Menyambut Angkutan Lebaran 2026 (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Menjelang periode mudik Lebaran 2026, pengelola Bandara Internasional Banyuwangi memastikan seluruh kesiapan operasional penerbangan telah dipersiapkan secara maksimal. Berbagai langkah dilakukan untuk menjamin pelayanan penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 1447 Hijriah berjalan aman, tertib, dan lancar.


General Manager Bandara Internasional Banyuwangi Mohamad Holik Muardi mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan mulai dari optimalisasi fasilitas bandara hingga penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.


“Periode angkutan Lebaran merupakan momen penting karena mobilitas masyarakat meningkat cukup signifikan. Oleh karena itu kami memastikan seluruh fasilitas, personel, dan prosedur operasional berada dalam kondisi siap guna mendukung kelancaran arus mudik maupun arus balik,” kata Holik.


Holik menjelaskan, kesiapan tersebut mencakup fasilitas sisi udara (airside) dan sisi darat (landside), termasuk penguatan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan. Pihak bandara juga mempererat koordinasi dengan berbagai instansi seperti maskapai penerbangan, TNI/Polri, AirNav Indonesia, perusahaan ground handling, hingga instansi pendukung lainnya.


“Koordinasi dengan seluruh stakeholder terus kami tingkatkan untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang selama masa Lebaran,” ujarnya.


Salah satu langkah yang dilakukan adalah ramp check atau pemeriksaan kendaraan dan peralatan ground handling di area operasional bandara. Pemeriksaan tersebut mencakup sejumlah peralatan penting seperti baggage towing tractor, baggage car, towing bar, hingga conveyor belt.


“Ramp check dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan dan peralatan operasional dalam kondisi laik operasi serta memenuhi standar keselamatan penerbangan,” jelas Holik.


Selain itu, Bandara Banyuwangi juga mengaktifkan Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang akan beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi sekaligus pemantauan aktivitas penerbangan dan pergerakan penumpang.


“Melalui posko terpadu ini kami melakukan monitoring harian terhadap pergerakan pesawat dan penumpang sehingga setiap dinamika operasional bisa segera ditangani dengan cepat,” tambahnya.


Dalam operasional posko tersebut, sebanyak 66 personel diterjunkan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal. Personel tersebut terdiri dari 30 petugas internal bandara serta 36 personel eksternal dari unsur TNI, Polri, BMKG, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan.


Di sisi pelayanan penumpang, pengelola bandara juga melakukan berbagai peningkatan layanan. Mulai dari menjaga kebersihan area terminal, mengoptimalkan alur keberangkatan dan kedatangan penumpang, hingga memastikan informasi penerbangan mudah diakses masyarakat.


Selama 18 hari masa Posko Lebaran 2026, Bandara Internasional Banyuwangi memproyeksikan akan melayani sekitar 7.175 penumpang.


Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3) dengan sekitar 532 penumpang, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung padaMinggu, 29 Maret 2026 (H+7) dengan jumlah penumpang mencapai 576 orang.


“Dengan berbagai langkah persiapan ini kami optimistis dapat mendukung mobilitas masyarakat selama Lebaran sekaligus menjaga kualitas layanan sesuai standar operasional serta prinsip service excellence,” pungkas Holik. (ep)