Ketua BAZNAS Banyuwangi Dampingi Pemimpin Cabang PNM Banyuwangi Berikan Zakat (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan sebanyak 2.052 kilogram atau lebih dari 2 ton beras zakat fitrah yang berasal dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Banyuwangi.
Dalam proses pendistribusian lebih dari dua ton beras tersebut, Baznas melibatkan seluruh jajarannya, mulai dari ketua, komisioner, staf, hingga pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan. Mereka turut bahu-membahu menyalurkan bantuan kepada para mustahik di sejumlah wilayah.
Pada Senin (16/03/2026), Pimpinan PNM Banyuwangi, Sugiyati Nurul Handayani, bersama karyawan PNM secara langsung ikut mendistribusikan zakat fitrah kepada para penerima. Penyaluran dilakukan di kawasan Jalan Barong, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah.
Sebanyak sebelas janda lansia menjadi penerima zakat fitrah tersebut, yakni Saemah, Sampir, Nakeni, Tik Mad, Sari, Kurniyati, Misni, Temuk, Praptik, Sulastri, dan Atim Aria.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan PNM didampingi jajaran Baznas Banyuwangi, di antaranya Ketua Baznas Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Santi Dewi, serta staf Baznas lainnya. Turut hadir pula pengurus UPZ Kecamatan Glagah, Arifin, yang membantu memandu penyaluran di lokasi.
Sugiyati Nurul Handayani menjelaskan, beras zakat fitrah sebanyak 2 ton 52 kilogram tersebut dihimpun dari 684 karyawan PNM serta tambahan sedekah dari dua orang.
“Alhamdulillah terkumpul beras 2 ton lebih, yang kami percayakan pendistribusiannya kepada Baznas,” ujarnya saat menyerahkan zakat fitrah di kantor Baznas, Kamis (13/03/2026).
Sementara itu, Ketua Baznas Banyuwangi, Dwi Yanto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PNM dalam penyaluran zakat fitrah melalui Baznas.
Ia menambahkan, sebelumnya PNM juga telah beberapa kali menyalurkan bantuan melalui Baznas, seperti santunan anak yatim, bantuan operasional pengobatan, alat kesehatan, genset untuk musala, hingga ambulans.
“Semoga kepercayaan PNM kepada Baznas ini juga dapat diikuti oleh perusahaan BUMN, BUMD, maupun swasta lainnya di Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya. (*)

