Pertemuan Antara Pasien Bernama Suharto dan Pihak Puskesmas Karangsari, Kec. Sempu, Banyuwangi (Foto: Puskesmas Karangsari)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Polemik antara seorang pasien dan tenaga medis di Puskesmas Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, resmi berakhir damai. Kedua belah pihak menggelar pertemuan dan saling memaafkan pada Kamis (15/01/2026) sore.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Puskesmas Karangsari, dokter yang bertugas, Kepala Desa Karangsari, Kepala Dusun setempat, serta Suharto, pasien yang sebelumnya menyampaikan kekecewaan terhadap pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut.
Dalam pernyataannya, pihak Puskesmas Karangsari menyampaikan, "Yang terpenting semua sudah saling memaafkan dan sebagai pembelajaran untuk lebih baik ke depan,".
Sementara itu, Suharto menyatakan persoalan tersebut telah selesai. "Saya pribadi sudah tidak ada masalah, selesai di sini, ke depannya yang jelas Alhamdulillah kita sudah bersaudara," kata Suharto.
Sebelumnya diinformasikan, Suharto, warga Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, mengaku kecewa terhadap pelayanan yang diterimanya saat berobat sakit gigi di Puskesmas Karangsari pada Selasa (13/1/2026).
Saat itu, Suharto datang ke Puskesmas Karangsari dengan membawa kartu kepesertaan BPJS Kesehatan untuk memperoleh layanan pengobatan. Namun, ia diarahkan ke Puskesmas Gendoh lantaran di Puskesmas Karangsari tidak tersedia dokter gigi.
Dengan membawa surat rujukan, Suharto kemudian mendatangi Puskesmas Gendoh dan mendapatkan penanganan dari dokter gigi. Setelah pemeriksaan, ia diminta kembali ke Puskesmas Karangsari untuk mengambil obat sesuai arahan tenaga medis di Puskesmas Gendoh.
Namun, setibanya kembali di Puskesmas Karangsari dan menunjukkan keterangan dari Puskesmas Gendoh, Suharto mengaku tidak langsung memperoleh obat. Ia justru menerima penjelasan yang menurutnya cukup panjang.
Karena tidak kunjung mendapatkan obat yang dibutuhkan, Suharto akhirnya memilih meninggalkan puskesmas tanpa membawa obat apa pun dan membeli obat secara mandiri di apotek.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak Puskesmas Karangsari belum memberikan penjelasan lebih lanjut. (ep)

