Gudang Penyimpanan Arang di Tulungrejo Banyuwangi Terbakar

1kbjb.jpg Petugas Damkar Menangani Kebakaran di Gudang Penyimpanan Arang Desa Tulungrejo (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Gudang penyimpanan arang di Dusun Wadung Kamidin, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, terbakar pada Minggu (23/8/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu bara yang masih tersisa pada arang yang baru selesai dibakar.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Pemilik gudang, Bintang, mengetahui adanya kebakaran dan sempat berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya.


Namun, api terus membesar dan merambat ke tumpukan arang lainnya. Pemilik kemudian menghubungi Call Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi untuk meminta bantuan.


Laporan tersebut diterima petugas pada pukul 13.37 WIB. Tim Damkarmat Sektor Genteng kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 13.55 WIB.


"Begitu tiba, petugas langsung melakukan penanganan dan pemadaman. Api menyala di bagian tumpukan arang," kata Koordinator Damkarmat Genteng Sutikno.


Petugas menggelar selang berukuran 1,5 inci yang terhubung dengan mobil pemadam. Penyemprotan air difokuskan pada tumpukan arang yang terbakar untuk menghentikan penyebaran api agar tidak menjalar ke bagian bangunan gudang lainnya.


Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga bermula ketika arang yang baru selesai dibakar dan masih memiliki suhu tinggi dipindahkan ke dalam gudang. Bara yang masih tersimpan di dalam arang kemudian diduga memicu munculnya api.


"Arang yang baru selesai dibakar masih panas kemudian dipindahkan ke gudang. Diduga masih ada bara sehingga memicu kebakaran," ujar Sutikno.


Petugas berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan atau overhaul dengan menyisir seluruh bagian gudang dan menyemprot titik-titik yang masih memiliki suhu tinggi.


Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah terjadinya penyalaan kembali. Petugas juga memeriksa area sekitar untuk memastikan lokasi dalam kondisi aman.


Tidak ada korban meninggal maupun luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, sebagian bangunan gudang dan kemasan arang mengalami kerusakan akibat kebakaran.


Kerugian materiil sementara ditaksir sekitar Rp2 juta.


Penanganan kebakaran melibatkan empat personel Damkarmat Sektor Genteng bersama relawan pemadam kebakaran (Redkar). Petugas juga mendapat dukungan dari unsur staf Kecamatan Genteng.


Sutikno mengingatkan pentingnya memastikan arang benar-benar aman sebelum dipindahkan dan disimpan di dalam gudang, terutama arang yang baru selesai melalui proses pembakaran.


"Pantang pulang sebelum api padam," tegasnya. (ep)