Petugas Terkait Melakukan Penanganan Jalur di Kalibaru yang Tertutup Lumpur Karena Hujan Lebat (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Jalur penghubung Kabupaten Jember dan Banyuwangi di Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, sempat tertutup material tanah bercampur air, Senin (02/11/2026). Material lumpur tersebut meluber ke badan jalan setelah hujan lebat mengguyur wilayah setempat.
Lokasi kejadian berada tepat di depan Hotel Kalibaru Cottages. Tanah di sisi jalan diduga tergerus derasnya aliran air hujan hingga materialnya turun dan menutupi sebagian jalur utama penghubung dua kabupaten tersebut.
Kondisi itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Kalibaru langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengaturan kendaraan sekaligus membantu proses pembersihan material lumpur.
Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetyanto, mengatakan petugas bersama warga setempat segera melakukan pembersihan agar material tanah tidak membahayakan pengguna jalan.
"Begitu mengetahui adanya material tanah yang menutup jalan, kami langsung melakukan penanganan. Jalur langsung kami bersihkan dengan dibantu warga setempat agar material lumpur tidak membahayakan pengendara," ujar Aries.
Dia menjelaskan, selama proses pembersihan berlangsung, petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas. Jalur ditutup sementara agar proses pembersihan dapat berjalan aman dan tidak membahayakan petugas maupun masyarakat yang melintas.
"Selama proses pembersihan, jalur kami tutup sementara. Kami prioritaskan material lumpur dibersihkan terlebih dahulu, sehingga kendaraan tidak melintas di area yang masih licin dan berpotensi membahayakan," jelasnya.
Menurut Aries, keberadaan lumpur di badan jalan perlu segera ditangani karena berisiko membuat kendaraan tergelincir, terutama sepeda motor. Petugas juga mengarahkan pengendara agar tidak memaksakan diri melewati bagian jalan yang masih tertutup material.
"Kami mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan mengikuti arahan petugas apabila melintas di sekitar lokasi. Kondisi jalan yang terkena lumpur cukup berisiko jika dilalui tanpa kehati-hatian," tambahnya.
Setelah material tanah dan lumpur dibersihkan, jalur tersebut kembali dapat dilintasi kendaraan. Arus lalu lintas Jember-Banyuwangi maupun arah sebaliknya berangsur normal. (ep)

