Kandang Kambing dan 5 Ekor Ternak Hanyut Terbawa Arus Sungai Badeng Banyuwangi

1iknikik.jpg Tangkapan Layar Rekaman Video Kandang Ternak Hanyut Terbawa Arus Sungai Badeng (Foto: Istimewa/BWI24Jam

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Luapan arus Sungai Badeng membawa sebagian kandang kambing milik warga di Dusun Krajan Kulon, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Tak hanya kandang, sekitar lima ekor kambing milik Supri juga dilaporkan hanyut terbawa arus sungai.


Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (02/11/2026). Anggota TNI bersama perangkat dusun dan Satpol PP Kecamatan Songgon melakukan pemantauan di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB untuk melihat kondisi kandang yang terdampak.


Anggota Pusdalops BPBD Banyuwangi di wilayah Kecamatan Songgon, Abdul Hadi, mengatakan kawasan setempat memang diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak dini hari.


"Sejak dini hari wilayah Songgon diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini membuat kami perlu meningkatkan pemantauan, terutama di kawasan yang berada di sekitar aliran sungai," ujar Abdul Hadi.


Menurutnya, hujan dengan intensitas tersebut perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi debit dan arus sungai. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta memperhatikan perubahan kondisi aliran air.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menganggap sepele kondisi hujan deras. Apabila debit air mulai meningkat atau arus terlihat semakin deras, warga sebaiknya menjauh dari tepian sungai dan mengamankan diri ke tempat yang lebih aman," jelasnya.


Berdasarkan laporan di lapangan, sebagian kandang kambing milik Supri terbawa arus Sungai Badeng. Sekitar lima ekor kambing miliknya juga dilaporkan hanyut dalam kejadian tersebut.


Abdul Hadi menyebut, laporan mengenai kejadian itu menjadi perhatian petugas untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi. Pemantauan dilakukan bersama unsur kewilayahan agar perkembangan situasi dapat diketahui.


"Kami menerima informasi adanya kandang warga yang terbawa arus sungai. Dari laporan sementara, bukan hanya sebagian kandang yang terdampak, tetapi sekitar lima ekor kambing milik warga juga ikut hanyut," katanya.


Pemantauan dilakukan stakeholder terkait. Forpimcam bersama aparatur pemerintahan desa langsung menemu pemilik kandang untuk mengetahui kondisi dan dampak kejadian.


Abdul Hadi menambahkan, masyarakat di sekitar aliran Sungai Badeng perlu tetap waspada selama cuaca masih berpotensi hujan. Aktivitas di tepi sungai, khususnya ketika debit air meningkat, sebaiknya dibatasi.


"Keselamatan warga harus menjadi perhatian utama. Kami meminta masyarakat terus memantau kondisi lingkungan masing-masing dan segera menghindari area sungai apabila terjadi peningkatan debit air," imbuhnya.


Hingga laporan pemantauan disampaikan, kerugian yang tercatat berupa sebagian kandang yang terbawa arus dan sekitar lima ekor kambing yang hanyut. Belum ada taksiran kerugian materiil secara resmi. (ep)