Korban Menunjukkan Rekaman CCTV saat Motor Matik Miliknya Diduga Dicuri (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sepeda motor matik milik warga Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, raib diduga dicuri. Aksi dua orang yang diduga sebagai pelaku terekam kamera CCTV.
Aksi dugaan pencurian itu terjadi pada Minggu sore di halaman parkir di seberang Jalan KH Wahid Hasyim, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Dalam rekaman CCTV, kedua terduga pelaku terlihat mengendarai sepeda motor berwarna hitam sebelum mendatangi lokasi.
Korban, Shofiatul Umaro, mengatakan motor miliknya masih terlihat berada di lokasi sekitar pukul 17.48 WIB. Namun, saat dirinya kembali mengecek sekitar pukul 20.00 WIB, sepeda motor tersebut sudah tidak ada.
"Saya taunya jam 17.48 sepedanya masih ada. Saya masih lihat dan setelah itu saya taunya jam 20.00 sepedanya sudah tidak ada. Setelah dicek CCTV, dia mengambilnya sekitar jam 18.50 sampai 18.58 WIB," kata Shofiatul.
Dari rekaman CCTV, dua orang diduga pelaku tampak datang menggunakan sepeda motor. Keduanya mengenakan helm dan masker yang menutupi sebagian wajah.
Menurut Shofiatul, salah satu orang tersebut awalnya hanya terlihat mengecek kondisi sekitar. Setelah itu, keduanya meninggalkan lokasi.
"Yang pertama orangnya ngecek saja. Lalu yang kedua orangnya kembali dan mengambil motor saya," ujarnya.
Keduanya kemudian diduga kembali ke lokasi sekitar pukul 18.50 WIB. Dalam rekaman, salah seorang terduga pelaku terlihat mendekati sepeda motor milik korban hingga akhirnya berhasil membawa kabur kendaraan tersebut.
Shofiatul awalnya mengira sepeda motornya dipindahkan oleh orang lain. Namun, setelah memeriksa rekaman CCTV dari sejumlah titik yang mengarah ke area parkir, dia baru mengetahui kendaraan tersebut diduga dicuri.
"Saya awalnya berpikir paling dipindah atau bagaimana. Namun setelah dicek CCTV di beberapa titik yang mengarah ke halaman parkir sepeda saya, ternyata motor hilang diambil orang," jelasnya.
Sepeda motor yang hilang tersebut diketahui bernomor polisi P-2499-QBA. Korban menyebut kendaraan itu merupakan satu-satunya sepeda motor yang digunakannya untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan bekerja.
"Itu motor satu-satunya buat saya bekerja. Sekarang harus antar jemput karena sudah tidak ada motor lain," ungkapnya.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Genteng. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas kedua terduga pelaku juga menjadi salah satu petunjuk yang diharapkan dapat membantu proses penyelidikan.
"Saya sudah lapor ke Polsek Genteng setelah kejadian. Sekarang berharap pelaku segera ketemu dan motor saya kembali," pungkasnya. (ep)

