Wamenaker RI Berfoto Bersama Peserta Program IM Japan di BPVP Banyuwangi (Foto: Riqi/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI Afriansyah Noor mengunjungi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, Selasa (22/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penguatan sinergitas pelatihan vokasi dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah mitra industri juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BPVP Banyuwangi. Kerja sama ini membuka peluang bagi lulusan pelatihan untuk menjalani magang hingga bekerja di dunia industri.
Afriansyah mengatakan, BPVP merupakan lembaga di bawah Kementerian Ketenagakerjaan yang terus didorong untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun dunia industri dalam meningkatkan produktivitas dan kompetensi peserta pelatihan.
"Mereka juga ikut program Magang Hub yang sedang kami lakukan atas perintah Bapak Presiden Prabowo. Dan tentunya ini disambut baik oleh seluruh provinsi dan kabupaten, dan tentunya juga disambut baik oleh anak-anak peserta," ujar Afriansyah.
Selain program Magang Hub, Kementerian Ketenagakerjaan juga menjalankan program IM Japan. Program tersebut memberikan kesempatan kepada pemuda Indonesia memperoleh pengalaman kerja di Jepang selama 3 hingga 5 tahun.

Khusus dari BPVP Banyuwangi, tahun ini terdapat sekitar 84 peserta yang disiapkan mengikuti program tersebut.
"Tahun ini di balai ini (BPVP Banyuwangi) ada sekitar 84 orang," jelasnya.
Peserta pelatihan di BPVP Banyuwangi tidak hanya berasal dari Banyuwangi, tetapi juga dari sejumlah daerah di sekitar Banyuwangi dan provinsi lain.
Afriansyah menambahkan, pemerintah juga terus memperluas pelatihan vokasi secara nasional sekitar 270 ribu peserta, sebanyak 50 ribu di antaranya diperuntukkan bagi pekerja yang terkena PHK melalui program reskilling dan upskilling sesuai bidang yang diminati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala BPVP Banyuwangi Susanto, perwakilan Pemprov Jawa Timur, jajaran SKPD terkait Pemkab Banyuwangi, mitra dunia industri, serta para peserta pelatihan. (rq)

