Ilustrasi AI
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Seorang lansia, Sarmiyadi (85), ditemukan meninggal dunia di dalam sumur di wilayah Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Selasa (29/9/2026). Korban ditemukan setelah keluarga curiga lantaran korban tiba-tiba tidak terlihat di rumah.
Menantu korban, Suwandi, mengatakan kecurigaan muncul sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, ia melihat lampu rumah masih menyala dan pintu dalam kondisi terbuka. Namun, Sarmiyadi tidak berada di rumah.
"Sekitar pukul 06.00 WIB saya curiga karena lampu masih menyala dan pintu terbuka, tetapi mertua tidak ada. Saya kemudian mencari mengelilingi kampung, tetapi tidak ketemu," kata Suwandi.
Kecurigaan semakin kuat ketika Suwandi melihat tutup sumur tidak berada di tempatnya. Di sekitar sumur juga ditemukan sandal milik korban.
Ia bersama warga kemudian mencoba memastikan kondisi di dalam sumur menggunakan sebilah bambu.
"Awalnya tubuhnya tidak terlihat. Kemudian saya bersama tetangga mencoba mengecek ke dalam sumur menggunakan bambu. Bambu itu terasa berat, ternyata menyentuh tubuh mertua," ujarnya.
Suwandi kemudian kembali mencoba memastikan kondisi korban hingga bagian kepala Sarmiyadi terlihat. Saat melihat ke dalam sumur, ia mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bergerak.
"Begitu kepalanya muncul, saya yakin mertua saya ada di dalam sumur. Saat menoleh ke bawah, tubuh mertua sudah terbujur kaku," ungkapnya.
Keluarga kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Laporan diterima sekitar pukul 07.54 WIB.
Koordinator Damkar Genteng, Sutikno, mengatakan petugas datang untuk melakukan proses evakuasi. Berdasarkan pemeriksaan awal, kedalaman sumur mencapai sekitar 12 meter.
"Korban saat dievakuasi sudah dalam kondisi meninggal dunia. Posisi korban telungkup di dalam sumur," kata Sutikno.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya tangga, tali karmantel dan oksigen cadangan. Satu petugas diturunkan ke dalam sumur untuk membantu mengangkat tubuh korban.
"Untuk evakuasi kami menggunakan tangga, tali karmantel dan oksigen cadangan. Satu personel kami turunkan ke dalam sumur untuk membantu proses pengangkatan korban," jelasnya.
Sarmiyadi diketahui sebelumnya sempat mengeluhkan sakit kepala selama beberapa hari. Korban juga sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum kondisinya dinyatakan membaik.
Namun, terkait penyebab pasti korban hingga berada di dalam sumur dan penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas juga melakukan penanganan sesuai prosedur setelah korban berhasil dievakuasi. (ep)

