Petugas Memeriksa Pengunjung Wanita yang Coba Selundupkan Sabu ke Lapas Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Petugas Lapas Kelas IIA Banyuwangi menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dan obat terlarang. Seorang pengunjung wanita berinisial PW kedapatan membawa barang diduga sabu yang disembunyikan di area sensitif tubuhnya/alat kelamin.
PW diketahui datang ke Lapas Banyuwangi untuk mengunjungi suaminya, DI, yang tengah menjalani masa pidana di lapas tersebut, Kamis (20/8/2026).
Upaya penyelundupan itu terbongkar saat petugas wanita melakukan pemeriksaan badan terhadap PW. Petugas menemukan kejanggalan berupa tali yang terasa mengganjal ketika pemeriksaan dilakukan.
"Petugas menemukan keberadaan tali yang mengganjal saat meraba area sensitif PW. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tali tersebut ternyata terhubung dengan benda asing yang disembunyikan di tubuhnya," ujar Kalapas Banyuwangi Solichin.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan sebuah bungkusan yang dibalut plastik. PW selanjutnya dimintai keterangan terkait barang tersebut.
Dari pemeriksaan, bungkusan itu berisi 9 klip. Lima klip berisi serbuk kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu, sedangkan empat klip lainnya berisi obat-obatan yang diduga ilegal.
"Di dalam plastik itu kami temukan ada sembilan klip. Lima klip kami duga dan kami curigai merupakan narkotika jenis sabu, sedangkan empat klip lainnya berupa obat-obatan ilegal," kata Solichin.
Berdasarkan pemeriksaan awal, PW mengaku barang tersebut dibawa atas permintaan suaminya. Petugas kemudian memanggil DI untuk dimintai keterangan terkait temuan tersebut.
Lapas Banyuwangi selanjutnya berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Banyuwangi. PW bersama barang bukti diserahkan kepada polisi untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.
Sementara DI ditempatkan di sel khusus atau strafcell untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Solichin menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap upaya penyelundupan maupun peredaran narkoba di dalam lapas.
"Kami tegas melakukan perang terhadap peredaran gelap narkoba. Untuk itu, kepada siapapun yang terlibat akan kami serahkan kepada pihak yang berwajib," tegasnya. (ep)

