Pria di Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Pohon Rambutan, Diduga Bunuh Diri

20260908_145117.jpg Pihak Berwajib Mendatangi Lokasi Penemuan Seorang Pria Meninggal Dunia di Kec. Sempu (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.


Seorang pria berinisial MF (29) ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun di wilayah Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Selasa (08/09/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung pada pohon rambutan menggunakan tali tampar.


Kapolsek Sempu AKP Satrio Wibowo membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi bersama perangkat desa, TNI, tenaga kesehatan dan warga kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi serta pemeriksaan terhadap korban.


"Benar, kami menerima laporan adanya seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Sempu. Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Satrio, Selasa (8/9/2026).


Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang saat itu hendak menuju kandang ayam sekitar pukul 06.30 WIB. Saat melihat ke arah kebun di sebelah kandang, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di pohon rambutan.


Saksi kemudian menghubungi warga lain dan meneruskan informasi tersebut kepada perangkat dusun. Petugas kepolisian, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta tenaga kesehatan Puskesmas setempat tiba di lokasi sekitar pukul 07.15 WIB.


"Korban kemudian kami turunkan bersama warga untuk selanjutnya dibawa ke rumah keluarga. Tenaga kesehatan juga melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah," terang Satrio.


Dari pemeriksaan awal tersebut, tidak ditemukan luka luar yang mengarah pada dugaan penganiayaan. Petugas menemukan sejumlah ciri yang sesuai dengan dugaan kematian akibat gantung diri.


"Hasil pemeriksaan luar sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Namun untuk memastikan penyebab kematian, kami tetap melakukan penanganan sesuai prosedur," katanya.


Dari keterangan keluarga, MF diketahui tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. Keluarga juga telah menerima kejadian tersebut dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah.


"Untuk dugaan motifnya, kami masih mendalami," tambah Satrio.


Polisi mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kejadian tersebut. Penanganan perkara tetap dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan dan keterangan para saksi. (ep)