Sepanjang 2025, Bandara Internasional Banyuwangi Catat Pergerakan 124.790 Penumpang

1net.jpg Pengelola Bandara Internasional Banyuwangi Berfoto Bersama (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Bandara Internasional Banyuwangi resmi mengakhiri operasional penerbangan sepanjang tahun 2025 dengan melepas penerbangan terakhir pada Selasa (31/12/2025). Penerbangan terakhir dilayani maskapai Wings Air nomor IW1845 rute Banyuwangi–Lombok yang lepas landas pukul 13.12 WIB.


Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya aktivitas penerbangan selama 2025 sekaligus refleksi kinerja bandara dalam mendukung konektivitas udara dan mobilitas masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya.


Sepanjang tahun 2025, Bandara Internasional Banyuwangi mencatat total pergerakan penumpang sebanyak 124.790 orang. Sementara jumlah pergerakan pesawat mencapai 1.346 penerbangan dengan total angkutan kargo sebesar 101 ton.


Capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan pengguna jasa sekaligus peran strategis Bandara Internasional Banyuwangi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah.


Pada 2025, bandara juga membuka rute baru Banyuwangi–Lombok serta mengoperasikan kembali rute Banyuwangi–Surabaya sebagai upaya memperluas konektivitas wilayah. Selain itu, transformasi digital turut dilakukan melalui peningkatan layanan berbasis aplikasi dan optimalisasi sistem operasional demi kenyamanan penumpang.


Sebagai bentuk apresiasi, manajemen bandara menggelar seremoni pelepasan penerbangan terakhir bertajuk *Kado dari Hati* dengan memberikan suvenir secara simbolis kepada penumpang di terminal keberangkatan.


Salah satu penumpang tujuan Lombok, Arif, mengaku terkejut sekaligus senang dengan kejutan tersebut.


“Agak kaget karena ini pertama kali bepergian di akhir tahun dan dapat bingkisan. Jadi kenangan tersendiri, apalagi buat anak-anak,” ujarnya.


General Manager Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penumpang yang telah mempercayakan perjalanan udara melalui bandara tersebut sepanjang 2025.


“Bandara bukan sekadar tempat keberangkatan dan kedatangan, tetapi ruang di mana banyak cerita dimulai dan kembali pulang. Kepercayaan penumpang menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah agar pelayanan semakin aman, nyaman, dan berkesan,” kata Holik.


Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari maskapai, AirNav Indonesia, TNI-Polri, hingga pemerintah daerah.


“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan kebandarudaraan,” tambahnya.


Memasuki tahun 2026, Bandara Internasional Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar keselamatan, keamanan, serta pelayanan prima bagi seluruh pengguna jasa. (ep)