SPMB SMP di Banyuwangi Telah Selesai, Dispendik Gunakan Server Big Data Cegah Sistem Eror

dispendik.jpg Ilustrasi Laman Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jenjang SMP (Foto: BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Banyuwangi untuk tahun ajaran 2025/2026 telah resmi berakhir.


Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi memastikan seluruh tahapan pendaftaran berjalan lancar salah satunya berkat penggunaan server big data berkapasitas besar.


Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno, melalui Kepala Bidang (Kabid) SMP, Didik Eko Wahyudi menyebut sistem online ini mampu menampung hingga ratusan ribu pengguna secara bersamaan tanpa mengalami kendala berarti.


"Kita sebelumnya telah menyiapkan server yang besar, namanya Big Data, yang bisa menampung sampai 300-500 ribu pengguna," ujar Didik, pada Senin (07/07/2025) kepada BWI24Jam.


Selama masa pendaftaran, tercatat hampir 17.000 siswa SD atau sederajat mendaftarkan diri ke jenjang SMP. Ada empat jalur pendaftaran, yakni jalur afirmasi (untuk keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas), jalur mutasi (perpindahan tugas orang tua/wali), jalur prestasi, dan jalur domisili (zonasi).


"Di Kabupaten Banyuwangi saat ini ada total 252 SMP, sebanyak 73 SMP Negeri dan sisanya 179 SMP Swasta," urai Didik.


Untuk memastikan sistem berjalan optimal, Dispendik telah melakukan simulasi sistem sebanyak tiga kali sebelum SPMB resmi dibuka. "Kita simulasi sudah tiga kali, sosialisasi dan sebagainya," imbuhnya.


Meski demikian, Dispendik tak menampik adanya sejumlah kendala teknis yang dihadapi pendaftar, terutama terkait penentuan titik lokasi domisili siswa.


"Kendala atau keluhan yang paling banyak masalah penitikan (titik lokasi) domisili," ujarnya.


Sebagai langkah antisipatif ke depan, Dispendik berencana akan mengadakan sosialisasi kepada wali murid di seluruh Banyuwangi, guna memastikan titik domisili yang tercantum telah sesuai untuk persiapan SPMB tahun depan.


Didik menegaskan bahwa saat ini seluruh proses dan keluhan yang muncul selama pelaksanaan SPMB telah terselesaikan.


"Sudah clear, karena memang servernya SPMB sudah kita tutup secara resmi," pungkasnya.


Sebagai informasi, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Banyuwangi merupakan instansi yang berwenang dalam pengelolaan pendidikan mulai dari jenjang PAUD, SD, dan SMP serta Dikmas dan Bantuan Pendidikan.


Kini, seluruh siswa baru SMP baik negeri maupun swasta dijadwalkan akan mulai masuk secara serentak pada hari Senin, 14 Juli 2025 mendatang. (rq)